Ambon, PT – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku bersama Pemerintah Provinsi Maluku terus memperkuat sinergi dalam mendorong inklusi keuangan serta pengembangan potensi ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan dan koordinasi antara jajaran OJK Maluku dan Pemerintah Provinsi Maluku yang berlangsung di Ambon, Jumat (29/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan, memperkuat literasi keuangan, serta mendukung pengembangan sektor-sektor unggulan yang menjadi motor penggerak ekonomi Maluku.
Kepala OJK Maluku, Haramain Billady menegaskan bahwa peningkatan inklusi keuangan menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, berbagai program akan terus didorong agar masyarakat, pelaku UMKM, hingga kelompok usaha di wilayah kepulauan dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap layanan dan pembiayaan keuangan formal.
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, S.Sos menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai sinergi dengan OJK memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor jasa keuangan juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan investasi serta pengembangan potensi ekonomi lokal.
Selama ini, OJK Maluku secara aktif menjalankan berbagai program literasi dan inklusi keuangan, termasuk melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), penguatan sektor UMKM, serta perluasan layanan keuangan hingga ke daerah-daerah kabupaten dan wilayah kepulauan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat dari layanan keuangan yang aman, mudah dijangkau, dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi yang semakin erat antara OJK dan Pemerintah Provinsi Maluku, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi daerah yang lebih kuat, mampu meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi yang merata bagi seluruh masyarakat Maluku. (PT)









