Home / Kab. Seram Bagian Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:11 WIB

BPOM Maluku Kolaborasi dengan KPH dan Pemkab SBB Tanam 1.000 Pohon di Waesamu

Piru, Pusartimur.com – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berkolaborasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat melaksanakan program penanaman sejuta pohon dalam rangka memperingati HUT ke-25 BPOM RI.

Kegiatan penghijauan tersebut berlangsung pada Kamis (21/5/2026) di Desa Waesamu, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dengan agenda penanaman 1.000 pohon sebagai bagian dari target 12.000 pohon BPOM di Maluku periode 2026–2028.

Sekretaris Daerah Kabupaten SBB, Alvin Tuasuun, yang hadir mewakili Bupati SBB, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPOM Maluku dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengendalian perubahan iklim.

Dalam sambutannya, Tuasuun menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni simbolik, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen institusi negara dalam mendukung rehabilitasi lingkungan, pengurangan emisi, dan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Maluku.

Baca Juga  PELAKSANAAN TAHAP II PERKARA DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI PENYALAHGUNAAN KEUANGAN KEJAKSAAN NEGERI SERAM BAGIAN TIMUR TA 2024

“Sebagai provinsi kepulauan yang rentan terhadap perubahan iklim, abrasi, degradasi lahan, dan kerusakan hutan, Maluku membutuhkan langkah konkret dan kolaboratif,” ujar Tuasuun.

Ia menjelaskan, penanaman pohon memiliki berbagai manfaat ekologis, antara lain meningkatkan daya serap karbon, memperbaiki kualitas udara dan air, mencegah erosi dan longsor, menjaga keanekaragaman hayati, serta memperkuat ketahanan ekosistem pesisir maupun daratan.

Menurutnya, target penanaman 12.000 pohon oleh BPOM di Maluku selama periode 2026–2028 menjadi kontribusi penting bagi upaya pelestarian lingkungan di daerah.

Tuasuun juga menilai sinergi antara BPOM, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten merupakan model kolaborasi ideal dalam mendukung agenda pembangunan hijau dan pengurangan dampak perubahan iklim.

Baca Juga  Pembangunan SUTET Listrik GL 70 Vol Diduga Siluman

Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan, monitoring pertumbuhan pohon secara berkala, pendokumentasian, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Selain itu, Tuasuun mengajak seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten SBB untuk menjadikan gerakan penghijauan sebagai bagian dari program prioritas perangkat daerah yang sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Seram Bagian Barat, terutama kelompok pertanian di setiap kecamatan, desa, dan dusun, menjadikan kegiatan ini sebagai titik tolak komitmen bersama. Pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi ekologis bagi generasi mendatang,” tutup Tuasuun. (PT)

Share :

Baca Juga

Kab. Seram Bagian Barat

33 Anggotta Panwas Kecamatan di Lantik Bawaslu SBB

Kab. Seram Bagian Barat

Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten SBB Berlangsung Aman Dan Damai

Kab. Seram Bagian Barat

Iringan Hadrat dan Tarian Cakalele Antarkan Paslon AMANUSA Daftar di KPUD SBB

Kab. Seram Bagian Barat

Lima Paslon, Lima Dapil, Periode Lima Tahun, Nomor 5 Jadi Idola di SBB

Kab. Seram Bagian Barat

Jelang HUT RI Ke-79 Tahun, PemKab SBB Gelar Lomba Voli

Kab. Seram Bagian Barat

Polres Seram Bagian Barat Gelar Sertijab dan Pelantikan

Kab. Seram Bagian Barat

Karnaval Budaya Waimital Bangkitkan Wisata SBB

Kab. Seram Bagian Barat

Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kabupaten SBB Santuni Warga Desa Luhu