Home / Economy

Senin, 18 Mei 2026 - 19:13 WIB

Wagub Maluku Harap Kepemimpinan Baru OJK Perkuat Industri Perbankan dan UMKM

Ambon, PT – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku usai serah terima jabatan Kepala OJK Maluku yang berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026.

Dalam sesi wawancara bersama Anggota DPD RI Perwakilan Maluku, Novita, dan Anggota Dewan Komisioner OJK RI, Sophia Wattimena, Vanath menegaskan bahwa kerja sama antara Pemerintah Provinsi Maluku dan OJK selama ini telah berjalan sangat baik.

Menurutnya, salah satu capaian penting yang berhasil diwujudkan adalah pendampingan OJK dalam proses Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank Maluku Maluku Utara dengan Bank DKI yang dinilai memberikan dampak positif bagi perkembangan industri perbankan daerah.

“Kami menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan OJK yang baru. Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku selama ini sudah berjalan baik dan akan terus ditingkatkan,” ujar Vanath.

Baca Juga  Sambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru, BI Maluku Antisipasi Uang Tunai

Ia menambahkan, pergantian kepemimpinan dari Andi Muhammad Yusuf kepada Haramain Ramli diharapkan membawa energi baru dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi, khususnya dalam pengembangan sektor perbankan, lembaga keuangan, hingga pemberdayaan UMKM di Maluku.

“Semoga ke depan industri perbankan, lembaga keuangan, termasuk dunia usaha dan UMKM semakin berkembang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala OJK Maluku, Haramain Billady juga menyoroti pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah. Ia menilai data yang akurat menjadi instrumen penting dalam menentukan prioritas pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Poin pentingnya adalah mengejar kesejahteraan masyarakat. Karena itu harus dibicarakan bersama banyak stakeholder agar keputusan yang diambil bisa dieksekusi melalui kolaborasi,” jelasnya.

Sementara itu, Sophia Wattimena menyampaikan dukungan OJK terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku.

Baca Juga  Juni 2024, Inflasi Kota Ambon Naik Sebesar 4,49 Persen

Menurut Sophia, OJK bersama BPS sebelumnya telah menggelar kegiatan untuk menghimpun dan melengkapi data dari lembaga jasa keuangan di Maluku. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pengawasan maupun pengembangan ekonomi daerah.

“Data ini penting untuk membuat kebijakan, baik dalam sisi pengawasan maupun pengembangan ekonomi daerah. Harapannya data tersebut dapat dimanfaatkan bersama oleh pemerintah daerah, instansi vertikal, dan lembaga jasa keuangan untuk meningkatkan perekonomian Maluku,” ujarnya.

Sophia juga menegaskan bahwa kepemimpinan baru OJK Maluku akan melanjutkan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini, termasuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di Maluku.

“Kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas bersama. Itu tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi seluruh pihak,” tutup Sophia Wattimena. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

PT Jasa Raharja Ikut Serta dalam Rakornis Operasi Ketupat 2025, Menekankan Tindakan Preemtif dan Preventif untuk Transportasi yang Berkeselamatan

Economy

PT ANGKASA PURA INDONESIA BANDARA INTERNASIONAL PATTIMURA AMBON RESMI MENUTUP POSKO ANGKUTAN UDARA NATARU

Economy

Ribuan Hadiah Menanti! Tri Kembali Gelar Kebut Hadiah BombasTri

Economy

BI Maluku Gelar LEKAS, Dorong Perluasan Penggunaan QRIS di Kalangan Mahasiswa

Economy

OJK Maluku Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Lewat Moluccas Financial Day 2025 di Masohi

Economy

Secara YoY, Januari 2025  Maluku Alami Inflasi 0,76 Persen

Economy

Diskon Tarif Listrik Mendorong Deflasi di Maluku

Economy

Telkomsel Gelar Pattimura Sinergy Street Fest di Ambon