Ambon, PT – Dalam upaya memperkuat kualitas kepemimpinan dan efektivitas kerja di lingkungan hotel, Hotel Santika Premiere Ambon menyelenggarakan Training Emotional Intelligence yang dipandu langsung oleh Bapak Edy Dwi Sutrisno, General Manager Hotel Santika Premiere Ambon, kepada para Head of Departments, Supervisors, dan Sales & Marketing Team. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Executive Lounge, Lantai 15 Hotel Santika Premiere Ambon.
Training ini menjadi bagian dari komitmen manajemen dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang secara emosi, tangguh dalam menghadapi tekanan, serta mampu menjaga kualitas relasi kerja di tengah dinamika industri hospitality yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan kerjasama. Materi yang disampaikan mengacu pada konsep Emotional Intelligence yang menekankan kemampuan menggabungkan pikiran, perasaan, dan tindakan secara sadar agar seseorang mampu bersahabat dengan diri sendiri maupun dengan orang lain.
Dalam sesi pemaparan, Bapak Edy Dwi Sutrisno menekankan bahwa kecerdasan emosional memiliki peran penting dalam membentuk pemimpin yang stabil, bijak, dan mampu membawa tim bekerja secara sehat dan produktif. Emotional Intelligence, sebagaimana dijelaskan dalam materi pelatihan, tidak hanya berkaitan dengan pengendalian emosi, tetapi juga mencakup kemampuan memahami diri, menerima diri, membaca situasi sosial, dan membangun hubungan yang konstruktif dengan lingkungan kerja.
Pelatihan ini membahas secara komprehensif berbagai aspek kecerdasan emosional, dimulai dari pemahaman dasar tentang emosi, proses emosi di otak, hingga penerapan Emotional Intelligence dalam kehidupan kerja. Beberapa topik utama yang dibahas meliputi: konsep dan pemahaman EQ, Self-Awareness, Self-Acceptance, Social Awareness, Relationship Management, serta Emotional Control. Para peserta juga diajak memahami bahwa IQ memang penting, namun tidak cukup tanpa kemampuan mengelola emosi dan relasi secara tepat. Dalam konteks kerja, EQ berperan besar dalam membentuk sikap, perilaku, komunikasi, dan kualitas kepemimpinan.
Pada sesi Self-Awareness, peserta diajak untuk mengenali emosi diri melalui pendekatan seperti kacamata elang, termometer emosi, diary emosi, dan pemahaman terhadap pemicu emosi pribadi. Sesi ini penting agar setiap leader mampu mengenali reaksi dirinya sebelum mengambil keputusan, terutama dalam situasi yang menuntut ketenangan dan kejernihan berpikir. Sementara itu, pada sesi Self-Acceptance, peserta diajak untuk menerima diri secara utuh, memahami sumber penerimaan diri yang bermasalah, serta belajar memilih sikap terbaik melalui pendekatan High Order Thinking.
Materi berikutnya membahas Social Awareness, yaitu kemampuan membaca emosi dan kebutuhan orang lain, termasuk memahami bahwa di balik banyak persoalan yang tampak rasional sering kali terdapat kebutuhan emosional yang belum terpenuhi. Peserta juga diberi pemahaman mengenai pentingnya mendengar dengan empati, melakukan validating emosi, dan menjaga hubungan yang sehat di tempat kerja. Pada bagian Relationship Management, peserta dilatih untuk mengelola interaksi secara lebih efektif, termasuk melalui komunikasi yang menghargai perasaan orang lain, membangun kejujuran emosi, serta mengembangkan kemampuan mengendalikan reaksi secara positif.
Melalui pelatihan ini, Hotel Santika Premiere Ambon berharap para leaders mampu menjadi figur yang tidak hanya kompeten dalam pengambilan keputusan, tetapi juga matang dalam mengelola emosi, bijak dalam berkomunikasi, dan mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis. Di lingkungan hospitality, kecerdasan emosional menjadi kunci dalam menghadapi tamu, mengelola tim, serta menjaga kualitas pelayanan yang konsisten. Karena itu, penguatan EI dipandang sebagai investasi penting untuk membangun leader yang berorientasi pada solusi, memiliki empati, dan mampu menjadi teladan bagi timnya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Hotel Santika Premiere Ambon dalam menciptakan budaya kerja yang sehat, suportif, dan berkelanjutan, di mana setiap karyawan didorong untuk terus berkembang secara profesional maupun personal. (PT)










