Home / Economy

Rabu, 8 April 2026 - 07:00 WIB

Dari Ambon, Upaya Nyata PNM Wujudkan SDG 5 Lewat PNM Humanity

Ambon, PT— Kesadaran akan kesehatan reproduksi dan perlindungan diri bagi perempuan semakin menjadi perhatian dalam upaya membangun kualitas hidup masyarakat yang setara, khususnya perempuan di tingkat akar rumput. Hal ini sejalan dengan dukungan terhadap Tujuan

Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), poin 5 tentang kesetaraan gender, yang menempatkan perempuan sebagai subjek utama dalam pembangunan.

 

Di Ambon, upaya tersebut tercermin melalui kegiatan bertajuk “Madani Sehat dan Terlindungi” yang diinisiasi salah satu lembaga keuangan plat merah yang berfokus mensejahterakan perempuan prasejahtera melalui program PNM Mekaar. Kali ini, PNM melalui program PNM Humanity. Kegiatan ini diikuti oleh 100 karyawan dan 50 nasabah, menghadirkan ruang belajar bersama yang tidak hanya membahas aspek ekonomi, tetapi juga membuka percakapan penting mengenai kesehatan reproduksi dan seksual secara lebih terbuka dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Stakeholder Transportasi Udara melalui Monitoring & Evaluasi Data Penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai

 

Edukasi yang disampaikan dalam kegiatan ini dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh seluruh peserta. Selain membahas kesehatan reproduksi dan seksual, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan asuransi sebagai langkah preventif dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan. Kolaborasi dengan BRILife turut memperkuat materi yang diberikan, sekaligus memperluas perspektif peserta bahwa perlindungan diri merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kehidupan, bukan sekadar kebutuhan tambahan.

 

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan sudut pandang baru yang sebelumnya jarang didapatkan. “Selama ini kami lebih banyak fokus pada usaha, tapi lewat kegiatan ini saya jadi lebih paham bahwa menjaga kesehatan diri juga penting, apalagi sebagai perempuan yang punya peran besar di keluarga,” ujarnya.

Baca Juga  Jasa Raharja Dukung Survei Kesiapan Operasi Ketupat 2026

 

Sementara itu, Pemimpin Cabang PNM Ambon, Taufiq Marsuki, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pemberdayaan yang lebih utuh. “Perempuan adalah fondasi dalam ekonomi keluarga. Ketika mereka memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan dan perlindungan diri, maka dampaknya tidak hanya pada individu, tetapi juga pada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

 

Melalui pendekatan yang menyeluruh ini, pemberdayaan tidak lagi dipandang semata sebagai akses terhadap pembiayaan, tetapi juga sebagai proses membangun kesadaran dan ketahanan diri. Langkah ini sejalan dengan upaya menempatkan perempuan sebagai subjek utama dalam menciptakan ekonomi kerakyatan yang lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan di masyarakat. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Terima Kunjungan Kerja Komisi II DPR Kabupaten Sarmi, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Bahas Distribusi BBM

Economy

OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan di Maluku Lewat Program Duta Literasi dan Insentif Layanan Keuangan

Economy

Berwisata Bahari di Kapal Phinisi Makassar Ambon, – Kapal

Economy

Laporkan LKPM Triwulan III 2025, Pemkot Himbau Pelaku Usaha

Economy

Walikota Ambon Salurkan Rp955 Juta Bantuan Keuangan untuk 11 Partai Politik

DPRD Kota Ambon

Komisi II DPRD Ambon Apresiasi Capaian Serapan Anggaran Dua Dinas, Capai 79% di Triwulan III

Economy

Awali 2025 dengan Energi Keceriaan Baru, Komisaris PT Pertamina Kunjungi Fuel Terminal Sorong dan Aviation Fuel Terminal Deo Sorong

Economy

CSR AFT Pattimura Dukung Pendidikan Anak Negeri Laha Melalui Program SPP Berbayar Sampah di PAUD Sadar Lingkungan