Home / Uncategorized

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:23 WIB

OJK Maluku: Aset Perbankan Syariah Capai Rp1,02 Triliun

Ambon, PT-  Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Muhammad Andy Yusuf, mengungkapkan bahwa perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia maupun di Maluku terus menunjukkan tren positif.

Berdasarkan laporan State of Global Islamic Economy Report 2024/2025, Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam indikator ekonomi syariah global, berada di bawah Malaysia dan Arab Saudi. Capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya posisi Indonesia dalam pengembangan industri ekonomi syariah di tingkat global.

Sementara itu, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2025, tingkat literasi keuangan syariah nasional mencapai 43,42 persen, sedangkan inklusi keuangan syariah sebesar 13,41 persen. Data ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah terus meningkat, meskipun pemanfaatannya masih perlu didorong agar lebih luas di berbagai sektor masyarakat.

Baca Juga  Saksikan Penandatanganan PKB Jasa Raharja dan Serikat Pekerja, Menaker Titip Tiga Agenda Strategis

Dari sisi industri, perbankan syariah nasional juga mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga Desember 2025, total aset perbankan syariah nasional tercatat mencapai Rp1.041 triliun, atau tumbuh 20,44 persen secara tahunan (year on year).

Di daerah, perkembangan perbankan syariah di Provinsi Maluku juga menunjukkan tren yang positif. Hingga Desember 2025, total aset perbankan syariah di Maluku mencapai Rp1,02 triliun dengan nilai pembiayaan sebesar Rp710 miliar, atau tumbuh 18,30 persen secara tahunan.

Baca Juga  KUNJUNGI SLB DAN PANTI ASUHAN, KETUA TP. PKK BERIKAN BANTUAN

Selain itu, rasio Non Performing Financing (NPF) perbankan syariah di Maluku tercatat 1,14 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 2,19 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa kinerja industri perbankan syariah di Maluku tetap stabil dan sehat.

Dengan capaian tersebut, OJK menilai sektor keuangan syariah di Maluku memiliki potensi besar untuk terus berkembang, terutama dalam mendukung pembiayaan sektor riil serta memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Tingkatkan Kolaborasi, Bandara Pattimura Ambon – Komunitas Bandara Dukung Pembangunan Desa Wisata Laha

Uncategorized

Pemkot Ambon Ganti Rugi Tanaman Warga Kilang dan Hukurila

Uncategorized

Direktur Akselerasi Digital Kunjungi Pemkot Ambon Pasca Peluncuran Call Center 112

Uncategorized

Pemkot Ambon Fokus Penajaman Batas Wilayah dan Tata Ruang

Uncategorized

Wujudkan Ambon Manis, Inklusif, Toleran dan Berkelanjutan, Pemkot Gelar FKP RPJMD 2025-2029

Uncategorized

Pomdam XV/Pattimura Tangani Perkara Penganiayaan yang Menyebabkan Korban Meninggal Dunia

Uncategorized

Walikota Ambon Tegaskan Komitmen Meritokrasi: Penempatan ASN Berdasarkan Kompetensi

Uncategorized

Ketua DPC GAMKI Ambon Dessy Halauw Ajak Pengurus DPAC Utamakan Pelayanan dan Persaudaraan