Home / Economy

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:17 WIB

RUPS Tahunan 2026 Bank Maluku-Malut: Aset Tembus Rp10,55 Triliun, Laba Bersih Naik 53 Persen

Jakarta, PT- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara resmi digelar di Giia Maluku Hotel, Senin (23/2/2026). Rapat ini dihadiri seluruh pemegang saham dari pemerintah daerah di Maluku dan Maluku Utara.

Hadir dalam agenda tahunan tersebut antara lain Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun, Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, serta Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa bersama sejumlah kepala daerah lainnya.

Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar, menyampaikan bahwa laporan pertanggungjawaban kinerja keuangan tahun buku 2025 diterima secara bulat oleh seluruh pemegang saham, termasuk pemegang saham pengendali.

Saat ini, pemegang saham pengendali terdiri dari Gubernur Maluku dan Bank DKI. Bank DKI menguasai sekitar 7 persen saham, sedangkan Pemerintah Provinsi Maluku memiliki 34,5 persen saham.

Secara kinerja, perseroan mencatat pertumbuhan yang impresif:

Total aset mencapai Rp10,55 triliun, tumbuh 19,84 persen dibanding 2024 sebesar Rp8,81 triliun.

Baca Juga  OJK Maluku - Pemkot Ambon Gelar Festival Kreasi Inklusi Maluku 2025

Penyaluran kredit mencapai Rp6,07 triliun atau meningkat 10,10 persen, melampaui pertumbuhan kredit nasional.

Dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp6,85 triliun, naik 18,58 persen (year on year) dari Rp5,78 triliun.

Komposisi dana murah (CASA) mencapai 51,34 persen, lebih besar dibandingkan deposito.

Dari sisi profitabilitas:

Laba sebelum pajak tercatat Rp236,97 miliar atau tumbuh 9,42 persen.

Laba bersih mencapai Rp181,80 miliar atau melonjak sekitar 53 persen, jauh di atas rata-rata pertumbuhan laba perbankan nasional yang berada di kisaran satu digit.

Untuk permodalan dan kualitas kredit:

Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di level kuat, yakni 34,16 persen.

Non-Performing Loan (NPL) tercatat 2,55 persen, tetap terjaga di bawah ambang batas ketentuan regulator.

Dividen 74 Persen Dibagikan ke Pemegang Saham

Selain mengesahkan laporan keuangan, RUPS juga menetapkan pembagian 74 persen laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen kepada para pemegang saham.

Beberapa daerah penerima dividen antara lain:

Baca Juga  Kemenkum Maluku dan BI Bersinergi Dorong Pendaftaran Kekayaan Intelektual bagi UMKM

Provinsi Maluku menerima sekitar Rp47 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp42 miliar.

Kota Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Timur masing-masing memperoleh sekitar Rp7,79 miliar.

Kabupaten Maluku Tenggara menerima sekitar Rp7,51 miliar.

Kabupaten Kepulauan Aru serta daerah lainnya rata-rata menerima dividen Rp3–4 miliar sesuai porsi saham.

Di wilayah Maluku Utara, nominal dividen relatif lebih kecil. Namun Kabupaten Halmahera Tengah tercatat menerima sekitar Rp4 miliar karena konsisten melakukan penyertaan modal.

Capaian kinerja Bank Maluku-Malut yang tumbuh di atas rata-rata nasional ini memperkuat posisi bank daerah sebagai motor penggerak ekonomi di Maluku dan Maluku Utara. Dengan aset yang telah menembus Rp10,55 triliun dan laba bersih meningkat signifikan, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen juga semakin besar.

RUPS Tahunan 2026 ini menegaskan komitmen Bank Maluku-Malut untuk terus memperkuat permodalan, menjaga kualitas kredit, serta meningkatkan layanan guna mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

OJK DAN BAPPEBTI AKHIRI MASA TRANSISI PERALIHAN PENGATURAN DAN PENGAWASAN ASET KEUANGAN DIGITAL

Economy

OJK Maluku dan Satgas PASTI Tingkatkan Sinergi Berantas Keuangan Ilegal di Maluku

Economy

CSR AFT Pattimura Dukung Pendidikan Anak Negeri Laha Melalui Program SPP Berbayar Sampah di PAUD Sadar Lingkungan

Economy

Jasa Raharja Dukung Survei Kesiapan Operasi Ketupat 2026

Economy

Perbaikan SKKL SMPCS Ruas Namlea–BU6 Tuntas, Layanan Internet Kembali Normal

Economy

DPRD Kota Ambon Gelar Expo 2025: Dorong UMKM dan Edukasi Publik

Economy

Dorong Literasi Investasi Emas Digital, Pegadaian Area Ambon Gelar Media Gathering

Economy

Ekonomi Maluku Triwulan III Sebesar 6,23 Persen