Home / Kota Ambon

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:27 WIB

Wali Kota Paparkan Solusi Banjir Rob di Kota Ambon, Usulkan Pembangunan Kolam Retensi

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT- Walikota Ambon, Bodewin  Wattimena menegaskan bahwa persoalan genangan air yang kerap terjadi di Kota Ambon bukanlah banjir biasa, melainkan dampak dari fenomena pasang air laut yang menghambat aliran air ke laut.

Menurutnya, kondisi ini sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu, bahkan sejak era 1980-an. Saat itu, beberapa wilayah di Ambon sudah mengalami genangan saat hujan deras bertepatan dengan air laut pasang.

Ia menjelaskan, secara geografis Ambon merupakan wilayah ya pada p sebagian besar aliran airnya bermuara langsung ke laut. Ketika hujan deras mengguyur dengan debit air tin Loggi dan kondisi laut sedang pasang, maka air dari daratan tidak dapat mengalir keluar.

“Kalau air laut pasang, saluran pembuangan tertutup. Air hujan mau lari ke mana? Tidak bisa kembali ke laut karena tertahan air pasang. Harus menunggu air surut baru genangan bisa berkurang,” jelasnya kepada media saat konferensi pers terkait 17 Program Prioritas Walikota dan Wakil Walikota Ambon dalam satu tahun kepemimpinan, (Jumat, 20/2/2026).

Baca Juga  PAKOOPSUDNAS TINJAU KETAHANAN PANGAN LANUD PATTIMURA AMBON

Ia menegaska, kondisi tersebut lebih tepat disebut sebagai banjir rob, bukan banjir akibat luapan sungai semata.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Ambon telah berkoordinasi dengan Balai Jalan dan instansi terkait untuk merancang pembangunan kolam retensi sebagai solusi jangka panjang.

Kolam retensi dirancang sebagai tempat penampungan sementara air hujan saat terjadi hujan deras bersamaan dengan pasang laut. Sistem ini akan dilengkapi dengan: Pintu air untuk mengatur aliran, Saluran pengalihan air menuju kolam retensi, Sistem pompa untuk membuang air ke laut saat kondisi memungkinkan.

Baca Juga  Walikota Ambon Salurkan Rp955 Juta Bantuan Keuangan untuk 11 Partai Politik

Konsepnya, ketika air laut pasang dan saluran menuju laut tertutup, air dari daratan dialihkan ke kolam retensi. Setelah itu, air akan dipompa keluar menuju laut.

Pemerintah Kota Ambon berkomitmen menangani persoalan genangan air secara bertahap dan terencana. Pembangunan kolam retensi diharapkan menjadi solusi strategis untuk mengurangi risiko banjir rob akibat kombinasi hujan deras dan pasang air laut.

Dengan perencanaan matang dan dukungan anggaran, Pemkot Ambon optimistis permasalahan genangan yang selama ini terjadi dapat diminimalisir di masa mendatang. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

18 Majelis Jemaat Dilantik di Gereja Protestan Maluku, Negeri Kilang

Kota Ambon

Gubernur Pastikan Pengembangan Blok Abadi Masela Berjalan Cepat dan Inklusif

Kota Ambon

Tingkatkan Kualitas dan Pemerataan Akses, Tasso : Ini 17 Program Prioritas Pendidikan di Ambon

Economy

Fokus pada Kebersihan dan Pengelolaan Modern, Pemkot Ambon Siap Revitalisasi Pasar Arumbai

Kota Ambon

Gubernur & Wagub Ikuti Pelantikan Pengurus Wilayah MES Maluku dan Pembukaan Gerak Syariah Tahun 2025

Kota Ambon

Pemkot Ambon Gelar Rakor TPID, Pastikan Stok Sembako dan Minyak Tanah Aman Jelang Ramadhan–Idul Fitri 2026

Kota Ambon

Wattimena Siap Wujudkan Program Unggulan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Lantik 15 Pejabat Eselon II