Home / DPRD Maluku / Kota Ambon

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:06 WIB

Kadis PU Ambon Sebut Keterbatasan Kewenangan dan Infrastruktur 2026

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT- Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Ambon, Melly Latuhamallo, memaparkan sejumlah permasalahan infrastruktur yang saat ini dihadapi Pemerintah Kota Ambon, khususnya terkait keterbatasan kewenangan dan anggaran pada Tahun Anggaran 2026.

Penjelasan ini disampaikannya dalam pertemuan bersama Komisi III DPRD Maluku bersama seluruh Kepala Dinas PUPR se- Kabupaten / Kota, Jumat (30/1/2026).

Melly menjelaskan bahwa sebagian persoalan infrastruktur di Kota Ambon tidak sepenuhnya berada dalam kewenangan pemerintah kota maupun pemerintah provinsi. Kondisi tersebut berdampak pada proses penanganan, terutama pada sektor sungai dan kebencanaan yang membutuhkan koordinasi lintas instansi.

Terkait penanganan sungai dan bencana alam, Melly mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 pemerintah kota sempat mengalami kendala akibat kebijakan efisiensi anggaran. Hal ini menyebabkan sejumlah program tidak dapat dilaksanakan secara maksimal.

Meski demikian, Dinas PU Kota Ambon tetap melakukan koordinasi dengan Balai Sungai, termasuk dalam pemanfaatan peralatan. Pada tahun 2026, pekerjaan di satu sungai telah diusulkan dengan anggaran sekitar Rp200 juta dan telah dikoordinasikan dengan pihak Balai.

Baca Juga  Usmany Siap Lapor Balik Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen

Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada ketersediaan anggaran dari Balai Sungai dan berpotensi tidak tuntas dalam satu tahap pekerjaan.

“Pelaksanaan pekerjaan sungai kemungkinan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kebutuhan lapangan dan anggaran yang tersedia,” jelas Melly.

Selain infrastruktur sungai, Melly juga menyoroti kondisi air bersih di Kota Ambon, terutama di wilayah dan desa-desa yang hingga kini masih terdampak dan belum kembali normal.

Sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas PU menyalurkan air bersih gratis kepada masyarakat, khususnya di kawasan Kebun Cengkeh dan sekitarnya. Armada pengangkut air diperoleh melalui kerja sama dan peminjaman dari Balai Perumahan.

“Air bersih kami drop secara gratis ke lokasi-lokasi yang membutuhkan, sebagai bagian dari tanggap darurat pemerintah kota terhadap kondisi yang dialami masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  PEMPROV MALUKU TANDATANGANI KESEPAKATAN BERSAMA DENGAN PEMPROV PAPUA BARAT DAYA

Lebih lanjut, Melly menegaskan pentingnya koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku, khususnya terkait kondisi jalan di Kota Ambon. Mengingat keterbatasan kemampuan keuangan daerah, pemerintah kota terus mendorong agar program dan kegiatan pemerintah provinsi dapat menjangkau wilayah Kota Ambon.

“Kondisi keuangan pemerintah kota terbatas, sehingga kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar program perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya dapat dilaksanakan di wilayah Kota Ambon,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan sektor perumahan dan instansi terkait lainnya agar program lintas kewenangan dapat berjalan secara sinergis demi kepentingan masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Melly Latuhamallo menegaskan komitmen Dinas PU dan Pemerintah Kota Ambon untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan kewenangan.

“Yang terpenting adalah koordinasi, sinergi, dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Bimtek Pendidikan SD dan SMP, Tasso: Tingkatkan Kualitas dan Mutu Pendidikan

Kota Ambon

KAJATI MINTA PERBAIKAN TATA KELOLA ORGANISASI DALAM DISKUSI PANEL BERSAMA JAJARAN PEMERINTAH PROVINSI MALUKU

Kota Ambon

Kenaikan Tarif Fery Hunimua–Waipirit, General Manager ASDP: Keputusan Ada di Pj Gubernur Maluku

DPRD Maluku

DPRD Maluku Tekankan Pentingnya Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembahasan RAPBD 2026

Kota Ambon

Proses Penetapan dan Pelantikan Walikota Baru, Tahapan dan Persiapan Terbaru

Economy

Tekan Inflasi dan Permudah Akses Bahan Pokok, Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah 

Kota Ambon

Jelang Pilkada Serentak, Danrem 151/Binaiya Memimpin Apel Gelar Pasukan

Kota Ambon

Akses Jalan ke Ambon Hampir Terputus, Masyarakat Harapkan Pembangunan Talud Penahan Ombak yang Berkualitas