Home / Uncategorized

Kamis, 9 Oktober 2025 - 15:32 WIB

Ramang-Ramang, Surga Tersembunyi di Maros dengan Pesona Sungai di Tengah Pohon Nipa

oplus_32

oplus_32

Maros, PT – Kabupaten Maros menyimpan destinasi wisata tersembunyi yang kini mulai dikenal luas karena keindahan alamnya yang menakjubkan.

Salah satu daya tarik utama adalah wisata alam Ramang-Ramang, yang menawarkan panorama sungai alami mengalir di tengah rimbunnya pohon nipa dan hamparan tebing kapur yang menjulang tinggi.

Di balik keindahan Ramang-Ramang, terdapat kisah para warga lokal yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata. Salah satunya Umar (38), warga Dusun Ramang-Ramang, Desa Salenrang, yang setiap hari mengayuh perahu menjemput wisatawan di sungai yang berkelok indah ini.

“Saya sehari-hari bekerja sebagai pengemudi perahu. Kalau lagi sepi, saya bantu-bantu di sawah kecil milik keluarga,” ujar Umar, Kamis (9/10/2025).

Sebagai pemandu wisata dan pengayuh perahu tradisional, Umar mengaku penghasilannya tidak menentu, berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari. Namun, saat musim liburan atau event wisata, penghasilannya meningkat signifikan karena lonjakan kunjungan wisatawan.

Baca Juga  MAYA LEWERISSA : KARTINI ADALAH TOKOH DAN SIMBOL PERJUANGAN PEREMPUAN

Harga sewa perahu di kawasan wisata Ramang-Ramang cukup terjangkau dan disesuaikan dengan jumlah penumpang:

1–4 orang: Rp200.000

5–7 orang: Rp250.000

8–10 orang: Rp300.000

Paket prewedding: Rp350.000

Ramang-Ramang berkembang pesat berkat dukungan berbagai pihak, terutama BUMN seperti Pelindo, Angkasa Pura, dan perbankan nasional, yang memberikan bantuan berupa armada perahu wisata.

Namun, Umar berharap pemerintah Kabupaten Maros juga turut memberi perhatian, terutama dalam pengembangan fasilitas umum dan area parkir perahu, agar Ramang-Ramang semakin menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Baca Juga  GUBERNUR HARAP UPAYA MENYEBARLUASKAN AL-QUR’AN DAPAT TERUS DIIKUTI 

“Sampai saat ini bantuan kita terima dari pihak BUMN,” tambah Umar.

Selain wisata sungai dan tebing kapur, kawasan ini juga memiliki pohon nipa yang banyak dimanfaatkan warga untuk membuat Tua Manis, minuman khas yang disukai wisatawan. Produk lokal ini menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang ingin menikmati cita rasa tradisional Ramang-Ramang.

Ramang-Ramang dan Negeri Rutong: Dua Desa Binaan Bank Indonesia

Menariknya, Ramang-Ramang di Sulawesi Selatan dapat dikonservasikan dengan Negeri Rutong di Maluku, keduanya merupakan desa binaan Bank Indonesia. Jika Rutong dikenal dengan hutan sagunya yang menakjubkan hingga ke level global, maka Ramang-Ramang memikat dengan keindahan karst dan sungai nipanya yang eksotis. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pemkot  Buka Turnamen E-Sport PES & E-Football

Uncategorized

Rivan : Digitalisasi Sebagai Instrumen Pendukung Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor Indonesia

Uncategorized

DIALOG INTERAKTIF, LEWERISSA TEGASKAN TIDAK ADA PROMOSI JABATAN BERDASARKAN UNSUR SUKA DAN TIDAK SUKA

Uncategorized

Tingkatkan Kolaborasi, Bandara Pattimura Ambon – Komunitas Bandara Dukung Pembangunan Desa Wisata Laha

Uncategorized

Pemkot Gandeng PT Gudang Garam Surya Nation Gelar Ambon Expo

Uncategorized

Songsong HUT DWP ke-25 Tahun, Pemkot Gelar Aksi Donor Darah

Uncategorized

MASRIKAT APRESIASI KOMINFO ATAS EDUKASI PENGAWASAN ORANG TUA DI RUANG MEDSOS

Uncategorized

Pray For Ambon: Doa Bersama untuk Kota Ambon