Ambon, PT- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menghadiri Pelantikan Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Darussalam dan Rayon Sejajaran Masa Bakti 2025–2026, dan menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di masa depan.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PMII yang baru dilantik. Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Ambon yang kita cintai,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).
Menurutnya, generasi muda hari ini memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, pembinaan dan pemberdayaan pemuda harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kita, para pemimpin hari ini, suatu saat akan selesai. Pertanyaannya, apakah generasi muda sudah siap menggantikan kami? Karena itu, organisasi kepemudaan seperti PMII menjadi wadah penting untuk membentuk karakter dan kepemimpinan generasi masa depan,” tegasnya.
Ia juga menekankan, pemerintah selalu siap mendukung organisasi kepemudaan agar dapat menjalankan peran strategisnya secara maksimal. Menurutnya, pemimpin yang berhasil bukan hanya yang bisa memimpin dengan baik, tetapi juga yang mampu menyiapkan kader pengganti yang lebih baik.
“Pemimpin yang hebat adalah yang menyiapkan kader dengan baik. Jika setelah selesai masa kepemimpinannya tidak ada penerus yang siap, maka itu kegagalan dalam proses regenerasi,” tambahnya.
Ia mengapresiasi tema kegiatan Rapat Kerja PMII Darussalam Ambon, yakni ‘Revitalisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Darussalam Ambon Demi Terwujudnya Regenerasi Inovatif, Toleran, dan Transformatif’, yang dianggap relevan dengan tantangan zaman.
“Revitalisasi berarti menghidupkan kembali semangat juang dan ide-ide besar. Kita ingin PMII menjadi organisasi yang berpikir realistis, objektif, dan rasional bukan sekadar mengkritik, tetapi juga berkolaborasi membangun,” pungkasnya.
Ia berharap, PMII Ambon dapat menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat kolaborasi dan pembangunan daerah, dengan menyalurkan aspirasi secara cerdas serta menjadi motor penggerak perubahan positif di kalangan mahasiswa.
Sementara itu, Ketua PMII Cabang Kota Ambon, Muhammad T. Souwakil, menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai-nilai persahabatan dan persaudaraan di antara sesama kader.
“PMII akan terus mengedepankan nilai-nilai persahabatan dan persaudaraan. Dinamika dalam organisasi harus menjadi proses pendewasaan, bukan pemecah belah,” ungkapnya.
Souwakil juga mengajak seluruh pengurus baru agar tidak berhenti berjuang setelah pelantikan, melainkan terus bekerja dan berkontribusi dalam berbagai agenda organisasi serta kehidupan masyarakat.
“Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal dari tanggung jawab baru. Mari kita berikan informasi dan kontribusi yang baik untuk mendukung kemajuan Kota Ambon,” katanya.
Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menyebarkan informasi yang positif dan mendidik masyarakat, agar ruang publik tidak dikuasai oleh narasi yang menyesatkan.
“Kalau orang-orang baik menyebarkan informasi yang baik, maka publik akan dikuasai oleh kebaikan. Tapi kalau tidak, ruang publik akan diisi oleh mereka yang menyebarkan hal negatif,” tutup Souwakil. (PT)










