Home / Hukum dan Kriminal

Jumat, 21 November 2025 - 09:31 WIB

14 Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon Diusulkan Terima Remisi Khusus Natal 2025

AMBON, PT-  Sebanyak 14 warga binaan Lapas Perempuan Kelas III Ambon resmi diusulkan untuk memperoleh remisi khusus Natal tahun 2025. Usulan remisi tersebut terdiri atas 12 orang yang menerima pengurangan masa pidana selama 1 bulan, dan 2 orang mendapat remisi 15 hari.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Ambon, Nona Ahmad, menyampaikan keterangan tersebut kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025).

Ia mengungkapkan bahwa total 68 warga binaan sebenarnya memenuhi syarat substantif maupun administratif untuk diusulkan menerima remisi, namun hanya 14 yang dinyatakan layak pada tahap ini.

Ia menjelaskan, 14 warga binaan tersebut berasal dari berbagai jenis perkara. Adapun jenis kasus yang ada di Lapas Perempuan Ambon meliputi: Narkotika: 6 orang, Korupsi: 2 orang, Tindak pidana umum: 8 orang

Baca Juga  Galian C Diduga Tanpa Izin Dipakai untuk Proyek RSUD dr. Salim Alkatiri, Material Diangkut hingga Rp650 Ribu per Truk

Namun sebagian besar warga binaan lainnya belum memenuhi syarat untuk menerima remisi, baik karena belum memenuhi ketentuan substantif maupun administratif.

Ia menambahkan, terdapat juga warga binaan yang telah menjalani subsider (6 orang), tahanan (10 orang), pengusulan integrasi (6 orang), serta pembatalan pembebasan bersyarat (PB) sebanyak 3 orang. Beberapa warga binaan bahkan harus dicabut hak PB-nya karena kembali melakukan tindak pidana.

Meskipun penerima remisi Natal hanya 14 orang, secara keseluruhan kasus korupsi mendominasi dengan 30 warga binaan, disusul berbagai kasus pidana lainnya.

Baca Juga  DPRD Ambon Desak Polisi Usut Penyebab Kebakaran Hutan, Pembukaan Lahan dengan Membakar Disorot

Sementara itu, sepanjang periode Januari–Desember 2025, Lapas Perempuan Kelas III Ambon telah memberikan: Pembebasan Bersyarat (PB): 24 orang, Cuti Bersyarat (CB): 7 orang.

Menurutnya,  remisi merupakan bentuk penghargaan negara bagi warga binaan yang berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan. Ia berharap pemberian remisi khusus Natal 2025 ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan.

“Remisi adalah hadiah dari negara. Semoga para warga binaan menjalani kegiatan dengan baik dan tidak melakukan pelanggaran sehingga tidak masuk register F,” ujarnya.

Ia menutup dengan harapan agar warga binaan yang kembali ke masyarakat dapat memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. (PT)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

PERTAMA KALI GUNAKAN MANDAT MKR MANDIRI, KAJATI MALUKU SETUJUI PENGHENTIAN PENUNTUTAN TIGA PERKARA

Hukum dan Kriminal

Dugaan Korupsi ADD dan DD Desa Seruawan 2024 Masuk Tahap Penyidikan di Polres SBB, PKN Masih Berproses di Inspektorat

Hukum dan Kriminal

PANGKALAN TNI AU PATTIMURA MENANGKAN PERSIDANGAN ATAS GUGATAN PERKARA PERDATA ATAS ASET TANAH LAPANGAN TERBANG NAMLEA

Hukum dan Kriminal

Kepsek SMPN 9 Ambon Dijemput Paksa, 3 Tersangka Korupsi Dana BOS Ditahan

Hukum dan Kriminal

KAJATI MALUKU TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI KAPOLDA MALUKU, PERKUAT SINERGITAS DAN KERJA SAMA ANTARPENEGAK HUKUM

Headline

2 PERKARA DAPAT PERSETUJUAN RESTORATIVE JUSTICE, KAJATI APRESIASI LANGKAH JAJARANNYA

Hukum dan Kriminal

JAJARAN KEJAKSAAN TINGGI MALUKU BERHASIL MENGHENTIKAN PENUNTUTAN PERKARA BERDASARKAN KEADILAN RESTORATIF

Hukum dan Kriminal

KEJAKSAAN TINGGI MALUKU DAN KPU PROVINSI MALUKU TANDATANGANI PKS, PERKUAT SINERGITAS DALAM MENDUKUNG PEMILU YANG BERKUALITAS