Home / Economy

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:14 WIB

Wujudkan Kemandirian Finansial, OJK Maluku dan GPM Perkuat Literasi Keuangan Jemaat

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, Pusartimur.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku membangun sinergi bersama Gereja Protestan Maluku (GPM) guna memperkuat literasi keuangan dan mendorong kemandirian finansial jemaat di Maluku dan Maluku Utara.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi antara Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Beladiri, bersama Ketua Sinode GPM dan jajaran pengurus gereja pada 8 Mei 2026.

Pertemuan itu difokuskan pada penguatan edukasi dan literasi keuangan bagi jemaat melalui peran strategis para pendeta sebagai duta literasi keuangan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Haramain Beladiri menegaskan bahwa tokoh agama memiliki posisi penting sebagai mitra strategis regulator dalam memberikan edukasi, pemahaman, serta pendampingan kepada masyarakat terkait sistem dan produk keuangan yang aman dan legal di Provinsi Maluku.

Baca Juga  Sambut Arus Balik Lebaran 2025 : Pertamina Patra Niaga Jaga Kelancaran Distribusi Energi di Maluku

“Kami berharap para pendeta dapat menjadi penyambung informasi kepada jemaat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, pemanfaatan produk jasa keuangan yang legal, serta kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal dan investasi bodong,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Sinode GPM, Pendeta S. Issak Sapulete, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari pelayanan gereja untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi umat.

Menurutnya, sinergi antara OJK dan GPM sangat penting karena gereja tidak hanya berperan dalam pelayanan spiritual, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung kesejahteraan jemaat.

Saat ini, GPM melayani wilayah Maluku dan Maluku Utara dengan cakupan 769 jemaat dan 34 klasis yang menjangkau ratusan ribu warga di berbagai wilayah kepulauan.

Baca Juga  Latif : Pentingnya Generasi Muda Ambon Belanja Bijak Berbasis Nilai Religius

Melalui kerja sama ini, seluruh jemaat GPM diharapkan memiliki akses terhadap berbagai pilihan produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan masa depan yang sejahtera serta berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, OJK Provinsi Maluku juga mengajak GPM untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya pinjaman online ilegal dan investasi bodong melalui mimbar-mimbar gereja.

OJK berharap, melalui jaringan pelayanan GPM yang menjangkau hingga pelosok kepulauan, masyarakat tidak hanya menjadi pengguna jasa keuangan, tetapi juga menjadi konsumen yang cerdas, waspada, dan terlindungi oleh regulasi yang berlaku. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Bank Indonesia Maluku Luncurkan Gerai CERDAS di FEB Unpatti, Perkuat Literasi Keuangan Digital

Economy

Dukung Kelancaran Mudik 2026, Jasa Raharja Hadir di Flag Off One Way Nasional 2026

Economy

Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax Series, Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

Economy

Tingkatkan Perlindungan Lakalantas di Maluku, Siloam Hospital Kolaborasi Bersama Jasa Raharja Gelar Media Gathering

Economy

Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

Economy

SERUNI KMP, Kementerian ESDM, dan Pertamina Patra Niaga Dorong Program Penyediaan Sarana Air Bersih Sampai ke Perbatasan Papua

Economy

Hotel Santika Premiere Ambon Berbagi Berkah Idul Adha 2026 melalui Penyaluran Hewan Kurban

Economy

WUJUDKAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN, BANDARA PATTIMURA AMBON TANAM 1.366 BIBIT POHON MELALUI PROGRAM INJOURNEY AIRPORTS ALAM LESTARI