Home / Economy / Kota Ambon

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Wali Kota Ambon Dukung Investasi dan Pengembangan Sektor Kuliner

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan dukungannya terhadap perkembangan dunia usaha dan investasi di Kota Ambon, khususnya sektor kuliner yang dinilai menjadi salah satu penopang penting perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Bodewin saat menghadiri Grand Opening Kawalinya Cafe and Resto, Selasa (18/8/2026), sehari setelah peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjelang HUT ke-81 Provinsi Maluku.

Menurut Bodewin, hadirnya usaha-usaha baru menjadi indikator positif bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Ambon terus bergerak dan berkembang.

“Ini tanda bahwa usaha ekonomi di Kota Ambon terus hidup dan berkembang. Tiga hari lalu saya mendampingi Bapak Gubernur untuk melakukan Grand Opening restoran di Gedung Islamic Center. Sebelumnya juga kita melakukan opening beberapa usaha baru, dan sebagian besar bergerak di bidang kuliner,” kata Bodewin.

Bodewin menjelaskan, sektor jasa dan perdagangan memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian Kota Ambon. Kondisi tersebut berkaitan dengan karakteristik Kota Ambon yang tidak memiliki sumber daya alam sebesar sejumlah kabupaten lain di Maluku.

Karena itu, menurutnya, pertumbuhan usaha kuliner dan sektor jasa lainnya perlu terus didukung sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

“Karena itu usaha-usaha seperti ini, khususnya di bidang kuliner dan lainnya, menjadi bagian yang menopang ekonomi Kota Ambon,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pemilik dan keluarga Kawalinya Cafe and Resto yang menghadirkan konsep usaha dengan mengangkat potensi lokal Maluku.

Baca Juga  Maknai Hari Keselamatan Transportasi Tahun 2025 Jasa Raharja ajak seluruh pihak ambil Peran Tingkatkan Kesadaran Berkeselamatan

Nama Kawalinya, yang merujuk pada salah satu jenis ikan yang banyak ditemukan di perairan Maluku, dinilai menjadi bentuk upaya memperkenalkan kembali kekayaan laut dan identitas lokal kepada masyarakat.

“Kawalinya ini adalah ikan yang sebenarnya sangat banyak dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Walaupun sering ditangkap nelayan dalam jumlah banyak, ikan ini terus ada sebagai bagian dari kekayaan hasil laut Maluku dan Kota Ambon. Ikan ini juga memiliki nilai ekonomis dan kandungan protein yang tinggi,” jelasnya.

Bodewin berharap Kawalinya Cafe and Resto dapat menjadi salah satu pilihan kuliner baru bagi masyarakat Kota Ambon maupun wisatawan yang berkunjung ke Maluku.

Ia menekankan pentingnya mengangkat kekayaan alam, budaya, dan adat Maluku dalam berbagai sektor usaha agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Semua hal yang terkait dengan kekayaan alam, budaya dan adat Maluku serta Kota Ambon mesti dihidupkan kembali, supaya anak-anak dan cucu kita tidak lupa dengan apa yang sudah pernah ada dan menjadi ciri khas kita,” katanya.

Lebih lanjut, Bodewin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon terus berupaya menciptakan iklim investasi yang terbuka, aman, dan ramah bagi pelaku usaha.

Pemkot Ambon, kata dia, memberikan ruang bagi investor yang ingin menanamkan modal serta mengembangkan usaha di Kota Ambon.

Baca Juga  PT Jasa Raharja Dukung Sinergi Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan BUMN Sektor Transportasi dalam Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025

“Kami memberikan karpet merah kepada para investor yang mau menanamkan modalnya di Kota Ambon. Kami tahu itulah potensi kami,” tegasnya.

Bodewin juga menjamin proses perizinan dan berbagai kebutuhan administrasi bagi pelaku usaha di lingkungan Pemerintah Kota Ambon dilakukan secara cepat serta tanpa pungutan yang tidak semestinya.

“Jadi tidak usah ragu untuk masuk ke Kota Ambon. Kami juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen untuk membuat Ambon terus maju dan berkembang,” ujarnya.

Di sisi lain, Bodewin mengingatkan agar pertumbuhan usaha, termasuk restoran dan kafe, berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Menurutnya, kebersihan Kota Ambon menjadi salah satu faktor penting dalam menarik masyarakat dan wisatawan untuk datang serta menikmati berbagai destinasi dan pilihan kuliner.

“Kalau Ambon kotor, siapa yang mau datang ke Ambon? Walaupun restoran tersedia di mana-mana, tetapi di depan jalan sampah bertebaran, siapa yang mau masuk ke restoran dan makan?” katanya.

Karena itu, Wali Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Ambon.

Pertumbuhan sektor kuliner, investasi, pelestarian potensi lokal, dan kebersihan kota, menurutnya, harus berjalan beriringan untuk mewujudkan Ambon yang semakin maju, berkembang, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Nasional, KPw BI Maluku Gelar PTBI 2024

Kota Ambon

Dishub Ambon Capai 97 Persen, Realisasi Retribusi 2025, Parkir Tembus Rp 4,4 Miliar

Kota Ambon

Sekwan Sampaikan Rencana Kerja DPRD Kota Ambon Masa Sidang II Tahun Sidang 2024-2025

Economy

Kemeriahan “SBAM Ranking 1” di Swiss-Belhotel Ambon: Dzikra Nizam As-Sidiq Raih Juara Pertama

Economy

Mie Gacoan Ambon Buka 120 Lapangan Kerja, Seluruh Karyawan Putra-Putri Asli Ambon

Economy

STABILITAS SEKTOR JASA KEUANGAN TERJAGA DI TENGAH MENINGKATNYA KETIDAKPASTIAN GLOBAL

Kota Ambon

Pelaksanaan Tes Masuk SMP di Ambon Berjalan Lancar, Dinas Pendidikan Siapkan Evaluasi Zonasi Sekolah

Economy

Santika Premiere Ambon Hadir NgabuburHitz, Buka Puasa Berdampak Sosial