Ambon, PT- Menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2026, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menggelar pasar murah di empat kecamatan.
Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi menjelang hari besar keagamaan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Herman Tetelepta, menjelaskan bahwa pasar murah akan dilaksanakan pada 3, 4, dan 5 Maret 2026.
Sebanyak kurang lebih 2.000 paket sembako akan disiapkan dan didistribusikan secara proporsional di empat kecamatan, yakni Kecamatan Sirimau, Nusaniwe, Baguala, dan Teluk Ambon (tidak termasuk Leitimur Selatan).
Distribusi dilakukan berdasarkan jumlah penduduk dan proporsi masyarakat Muslim di masing-masing kecamatan. Wilayah dengan jumlah penduduk lebih padat akan memperoleh alokasi paket lebih banyak.
Setiap paket sembako dijual dengan harga Rp50.000 dan berisi sejumlah kebutuhan pokok, antara lain: Minyak goreng, Margarin, Susu, Tepung terigu, dan Komoditas pokok lainnya.
Pengadaan barang dilakukan melalui distributor yang telah berkoordinasi langsung dengan Disperindag Kota Ambon.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Ambon bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Kota, serta OPD terkait telah melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok sembilan bahan pokok (sembako).
Rapat koordinasi juga dilakukan dengan distributor pangan, termasuk pemasok sayur-mayur, cabai, bawang, serta kebutuhan pokok lainnya.
Selain itu, koordinasi dengan Pertamina dan penyalur BBM serta minyak tanah memastikan ketersediaan energi mencukupi hingga akhir Ramadan dan Idul Fitri.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa stok bahan pokok dan BBM dalam kondisi aman hingga selesai perayaan hari raya.
Ia mengimbau, masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) menjelang hari besar keagamaan. Kepanikan dan pemborongan dalam jumlah besar justru dapat memicu kelangkaan sementara dan mengganggu distribusi bagi masyarakat lain.
Pemerintah memastikan distribusi dan suplai barang terus berjalan, meskipun ada dinamika permintaan di lapangan.
Dengan pelaksanaan pasar murah Ramadan 2026 ini, Pemerintah Kota Ambon berharap daya beli masyarakat tetap terjaga serta kebutuhan pokok selama bulan puasa dan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik. (PT)










