Home / Economy

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:28 WIB

Pertamina Patra Niaga Bersama BKKBN Maluku Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Kelas Parenting Tamasya Darling

Ambon, PT-  Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura terus berkomitmen berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia bersama BKKBN Provinsi Maluku dan PAUD Sadar Lingkungan melalui Program Tamasya atau Taman Asuh Sayang Anak.

Kali ini, dilaksanakan kegiatan bertajuk Kelas Parenting Tamasya Darling dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pola pengasuhan psikososial yang tepat bagi anak.

“Kegiatan ini dihadiri oleh 40 wali murid dan tenaga pendidik PAUD Sadar Lingkungan, sementara secara daring melalui YouTube dan Zoom, tercatat lebih dari 400 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia turut berpartisipasi aktif,” jelas Febri Nur Faizin selaku AFT Manager AFT Pattimura

Kegiatan ini lanjut Febri, adalah pilar penting dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Dirinya pun mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada BKKBN Provinsi Maluku, Ibu Psikolog Novi Ernilawati, serta PAUD Sadar Lingkungan yang sudah mendukung terlaksananya Kelas Parenting Tamasya Darling.

Baca Juga  Telkomsel Sampaikan Penurunan Kualitas Layanan Data Nasional, Tim Teknis Dikerahkan Penuh

“Harapannya Kelas Parenting Tamasya Darling mampu membawa manfaat nyata bagi kita sebagai orang tua dan bagi masa depan anak-anak kita,” ujar Febri.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si, mengapresiasi inisiatif Pertamina dalam mendorong kolaborasi multi-pihak dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kelas Parenting Tamasya Darling ini sangat baik dan tepat karena mengajak orang tua hadir dan terlibat, karena kualitas interaksi orang tua dan anak memiliki dampak panjang terhadap masa depan bangsa. Kami turut sampaikan terima kasih karena telah percaya untuk berkolaborasi bersama demi pengembangan masyarakat,” jelas dr. Mauliwaty.

Menghadirkan narasumber ahli, Novi Ernilawati M.Psi, Psikolog. Materi yang disampaikan ditekankan pada peran orang tua dalam membimbing fase pertumbuhan anak yang tidak hanya terbatas pada gizi dan fisik, tetapi juga aspek psikososial.

Baca Juga  Dorong Tertib Administrasi Kendaraan, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Cek Langsung Proses Pelayanan BPKB

“Anak-anak memiliki fase pertumbuhan psikososial yang berbeda di setiap usianya. Peran orang tua adalah memfasilitasi dan membimbing anak agar mampu mencapai target pertumbuhan di setiap fase tersebut secara optimal,” ungkap Novi di hadapan para peserta yang tampak antusias dalam sesi diskusi.

Santi Sainyakit, Kepala Sekolah PAUD Sadar Lingkungan menambahkan bahwa edukasi di sekolah tidak akan maksimal tanpa peran aktif orang tua di rumah.

“Guru pertama bagi anak adalah orang tua sendiri. Di sekolah mereka belajar secara formal, namun dari orang tua lah mereka belajar tentang adab, sopan santun dan pembentukan kepribadian,” pungkasnya.

Program Kelas Parenting Tamasya Darling ini diharapkan dapat terus menjadi wadah edukasi berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan untuk memberikan dampak positif bagi sosial-masyarakat serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin Pendidikan Berkualitas dan Kesejahteraan. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Gelar School of Syariah, OJK Maluku Dorong Literasi Keuangan  Melalui GERAK SYARIAH 2025

Economy

PLN UP3 Ambon Siap Wujudkan Rasio Elektrifikasi 100 Persen di Maluku, Butuh Dukungan Pemerintah Daerah

Economy

Nilai Tukar Petani Juni 2024 Turun 0,19 Persen

Economy

OJK Maluku, IAKN dan Pemkot Ambon Gelar Music Fiesta dan Pameran Pendidikan

Economy

Wali Kota Dorong Seni Qasidah Jadi Penguat Branding “Ambon City of Music”

Economy

Dorong Literasi Investasi Emas Digital, Pegadaian Area Ambon Gelar Media Gathering

Economy

OJK Maluku Luncurkan Program Gencarkan Edukasiku di Bulan Inklusi Keuangan 2024

Economy

Maluku Mengalami Inflasi Pada Mei 2025 di Tengah Ketersedian Bahan Pangan yang Tetap Terjaga