Home / Uncategorized

Kamis, 17 Oktober 2024 - 21:01 WIB

Pemerintah Negeri Batu Merah Gelar Musneg 2024- 2025

module: a; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Auto; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 42.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 42.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Ambon, Pusartimur.com- Pemerintah Negeri Batu Merah menggelar Musyawarah Negeri (Musneg) tahun 2024- 2025, yang berlangsung di Kantor Negeri Batu Merah, Kamis (17/10/2024).

Hadir dalam kegiatan Musneg adalah Kepala DP3AMD, Megi Lekatompessy, Kepala Pemerintahan Negeri Batu Merah, Aly Hatala, Sekertaris Negeri Bantu Merah, Arlis Lisaholet, dan perangkat negeri Batu Merah serta elemen masyarakat.

Lisaholet mengatakan, tujuan Musyawarah negeri ini merupakan pintu masuk untuk perencanaan pembangunan di awal tahun 2025.

Maka itu, seluruh item yang menjadi skala prioritas bagi penggunaan dana desa maupun alokasi dana desa di tahun 2025 dan juga telah dibentuk tim Rencana Kerja Pemerintah (RKP) .

Baca Juga  Cuaca Buruk di Laut Banda, Kapal Ikan Tenggelam – 11 ABK Berhasil Diselamatkan

“Tim RKP ini akan bekerja untuk merumuskan segala usulan – usulan yang masuk dari masyarakat, kemudian diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dari provinsi sampai ke desa,” katanya.

Sehingga, Lanjutnya para tim dapat bekerja
dengan baik, agar pemerintah negeri Bantu Merah bisa melaksanakan musrembang tahun 2025 dengan rencana kerja yang disiapkan.

“Dengan semuanya itu, kami berharap penetapan APBDes negeri Batu Merah tahun ini tidak molor, dan paling lambat tanggal 31 Desember telah ditetapkan oleh Pemerintah Negeri Batu Merah dan dewan saniri negeri,” ucapnya.

Baca Juga  Sejumlah Ruangan di Balai Kota Bocor, Dominggus : Pelayanan di BKD Terganggu

Ditambahkan, untuk usulan-usulan dalam masyarakat itu biasanya tim dari RKP akan merumuskan untuk bisa diakomodir atau tidak berdasarkan skala prioritas penggunaan dana desa.

“Perlu diketahui bersama, tidak semua usulan itu dapat diakomodir dalam APBDes tahun 2025, karena ada standarisasi prioritas dan kemudian juga pemerintah negeri akan bersandar pada pagu indikatif baik dana desa maupun alokasi dana desa. Dan ataupun kalau ada usulan yang tidak terakomodir, maka pemerintah negeri akan mengusulkan usulan-usulan tersebut ke musrembang Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi,” tandasnya. (PT-01).

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

JAGA KESELAMATAN MASYARAKAT, LANUD PATTIMURA LAKSANAKAN KORVE MASSAL

Uncategorized

Siap Harumkan Nama Daerah, Walikota Ambon Lepas 13 Kafilah Menuju STQH ke-28 Tingkat Provinsi Maluku

Uncategorized

Operasi BURHAN Dimulai, 17 Kendaraan Roda Empat Digembok di Hari Pertama

Uncategorized

Pemdes Waiheru Akan Bentuk Posyandu Remaja

Uncategorized

Wali Kota Ambon Luncurkan Program KALUAR BACARITA: Ruang Dialog Langsung di Tingkat Desa, Negeri, dan Kelurahan

Uncategorized

Gelar Sosialisasi Literasi Digital di Sekolah, Lekransy : Peduli Kesehatan Mental Para Siswa

Economy

November 2024,  Maluku Alami Inflasi Sebesar 2,23 Persen secara YoY

Uncategorized

Wali Kota Ambon Apresiasi Bantuan Pemprov Maluku untuk Pembangunan Rumah Warga Hunut