Home / Kota Ambon

Selasa, 29 Juli 2025 - 09:23 WIB

Pelantikan Raja Negeri Amahusu 2025–2033: Wali Kota Ambon Tekankan Persatuan dan Kepatuhan pada Aturan

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT- Penantian panjang selama lebih dari satu dekade akhirnya berakhir. Pemerintah Kota Ambon resmi melantik Mesak Mourits Silooy sebagai Kepala Pemerintahan Negeri Amahusu masa bakti 2025–2033.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dan menjadi tonggak penting dalam penguatan pemerintahan adat dan pembangunan negeri.

Penantian 11 Tahun Berakhir: Pemerintah Kota Fasilitasi Sesuai Aturan

Wali Kota Wattimena menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan hasil dari proses panjang dan mendalam yang dilakukan bersama masyarakat adat dan Badan Saniri Negeri. Pemerintah Kota Ambon tidak menetapkan raja secara sepihak, melainkan memfasilitasi setiap tahapan agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Pemerintah kota tidak pernah mencampuri urusan adat. Kami hanya menjamin proses yang dilakukan sesuai dengan hukum dan peraturan,” ujar Wali Kota, Selasa 29 Juli 2025.

Baca Juga  KAJATI MINTA PERBAIKAN TATA KELOLA ORGANISASI DALAM DISKUSI PANEL BERSAMA JAJARAN PEMERINTAH PROVINSI MALUKU

Walikota menyampaikan beberapa pesan penting:

1. Terima Raja dengan Sukacita

Masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan diminta menerima Raja Amahusu yang baru dengan penuh sukacita. Penetapan ini bukan hanya simbolik, melainkan titik awal menuju perubahan nyata.

2. Bangun Sinergi antara Raja dan Badan Saniri Negeri

Raja dan Badan Saniri diimbau membangun kerja sama yang erat dalam merumuskan kebijakan dan pengawasan pembangunan negeri.

3. Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan

Wali Kota mengakui adanya dinamika dan pro-kontra dalam proses penetapan raja. Namun, semua pihak diminta menyelesaikan perbedaan secara hukum, bukan dengan tindakan destruktif.

“Kalau ada yang belum bisa menerima proses ini, silakan tempuh jalur hukum. Tapi jangan rusak tatanan negeri ini,” tegas Wattimena.

Baca Juga  Pesparawi XI Provinsi Maluku 2025, Perayaan Kebersamaan, Seni dan Iman

4. Raja Harus Menjadi Pemimpin untuk Semua

Wattimena mengingatkan Mesak Silooy agar berlaku adil, menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat Negeri Amahusu, bukan hanya untuk kelompok tertentu.

“Saudara harus menjadi raja untuk semua, bukan hanya raja dari mata rumah perintah. Konsultasikan semua kebijakan dengan masyarakat,” pesannya.

5. Hindari Arogansi dan Kepentingan Kelompok

Raja diminta menghindari sikap arogan dan fokus pada pelayanan publik serta pembangunan negeri yang inklusif dan berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Ambon juga menjanjikan dukungan infrastruktur, termasuk peningkatan kualitas jalan di wilayah Amahusu. Dirinya mendorong raja yang baru untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi guna mempercepat pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan Jadi Capaian Positif Semester Pertama 2025

Economy

Dana Transfer Kota Ambon Turun Rp132 Miliar, Pemkot Siapkan Strategi Penyesuaian Anggaran 2026

Kota Ambon

Pemkot Ambon Respons Cepat Gangguan Server Saat Tes SPMB 2025

Kota Ambon

Sempat Hilang Kontak Dilaut Maluku, Yaowarin Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

Kota Ambon

JELANG KUNKER WAPRES RI, KAPOLDA PIMPIN APEL GELAR PASUKAN

Kota Ambon

Dukung Perayaan Nataru, PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandar Udara Pattimura – Ambon Bersama Para Stakeholders menggelar Posko Monitoring Angkutan Udara

Kota Ambon

Pemkot Ambon Dorong Penguatan Iman ASN Lewat Pengajian Isra Mi’raj Al-Madinah

Kota Ambon

PLN Nyalakan 26 Rumah di Ambon Lewat Program Light Up The Dream, Wali Kota Apresiasi