Home / Economy

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:56 WIB

OJK Maluku Luncurkan Program EKI di Ohoi Labetawi, Dorong Nelayan dan UMKM Naik Kelas

TUAL, PT – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Kepulauan Kei melalui perluasan akses keuangan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang menyasar nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pekerja, hingga generasi muda.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui peluncuran Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang disinergikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Ohoi Labetawi, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Jumat (16/10/2026).

Program ini merupakan bagian dari upaya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tual untuk mendekatkan produk dan layanan keuangan formal kepada masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal, khususnya sektor perikanan dan usaha mikro.

Melalui Program EKI, OJK Maluku bersama pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan berupaya membuka akses pembiayaan bagi nelayan dan pelaku UMKM, mendorong budaya menabung sejak dini, serta memperluas perlindungan pekerja, termasuk pekerja sektor informal.

Baca Juga  PT Jasa Raharja -  POLRI Perpanjang Perjanjian Kerjasama 

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memanfaatkan layanan keuangan formal secara produktif untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Pengembangan Program Ekosistem Keuangan Inklusif di Ohoi Labetawi telah dimulai sejak Februari 2026 melalui tahapan pra-inkubasi berupa survei tingkat inklusi keuangan masyarakat.

Survei tersebut menjadi dasar untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sekaligus merancang program yang sesuai dengan karakteristik sosial dan ekonomi setempat.

Pendekatan ini penting karena sebagian masyarakat Ohoi Labetawi menggantungkan penghidupan pada sektor perikanan dan usaha mikro. Karena itu, ketersediaan akses pembiayaan dan layanan keuangan yang sesuai kebutuhan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha masyarakat.

Dengan pemetaan kebutuhan sejak tahap awal, pelaksanaan Program EKI diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih tepat sasaran bagi nelayan dan pelaku UMKM.

Setelah peluncuran program, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi produk dan layanan jasa keuangan, business matching antara lembaga jasa keuangan dan masyarakat, serta aksi inklusi keuangan.

Baca Juga  Kejar UHC 100%, BPJS Sinergi Bersama Pemangku Kepentingan Utama Kota Tual

Melalui sosialisasi, masyarakat mendapatkan informasi mengenai berbagai produk dan layanan keuangan formal yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Sementara itu, kegiatan business matching menjadi sarana untuk mempertemukan masyarakat dengan lembaga jasa keuangan guna membuka peluang akses pembiayaan dan mendukung pengembangan usaha produktif.

Aksi inklusi keuangan juga melibatkan sejumlah lembaga jasa keuangan yang menyediakan akses pembiayaan, tabungan, dan perlindungan pekerja. Upaya ini menegaskan bahwa inklusi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemudahan memperoleh modal, tetapi juga mencakup kebiasaan menabung dan perlindungan sosial.

Melalui rangkaian BIK 2026, OJK Maluku berharap akses keuangan formal semakin luas dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kepulauan Kei.

Sinergi antara OJK, pemerintah daerah, dan lembaga jasa keuangan diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi lokal, meningkatkan kapasitas nelayan dan UMKM, serta mendorong masyarakat Ohoi Labetawi menjadi lebih mandiri dan produktif. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Percepat Transformasi Ekonomi Digital, Pemkot Ambon – BI Maluku Perkuat Pembayaran Non Tunai

Economy

CSR AFT Pattimura Dukung Pendidikan Anak Negeri Laha Melalui Program SPP Berbayar Sampah di PAUD Sadar Lingkungan

Economy

Integrated Terminal Wayame Pastikan Pasokan BBM Aman di Tengah Potensi Cuaca Buruk Akhir Tahun

Economy

KODAERAL IX AMBON IKUTI PELATIHAN _TABLE MANNER_ DARI HOTEL SWISS BELL AMBON

Economy

Ambon Siap Berkolaborasi dan Belajar dalam Momen APEKSI 2025, Walikota : Dorong UMKM, Investasi, dan Ekonomi Kreatif

Economy

Menakjubkan, Negeri Laha Raih 50 Besar Desa Wisata se-Indonesia

Economy

Edi Mangun: Pendaftar QR Code Pertalite Capai 66.778 Kendaraan di Papua Maluku

Economy

Ambon City of Music Raih Predikat “EXCELLENT” dalam Pelaporan UNESCO  UCCN