Home / Economy

Jumat, 3 Januari 2025 - 20:13 WIB

Provinsi Maluku Mengalami Deflasi Selama Periode HKBN Nataru

Ambon, pusartimur.com – Realisasi gabungan kabupaten/kota Provinsi Maluku mengalami deflasi pada Desember 2024.Berdasarkan data BPS, angka realisasi di Maluku mengalami deflasi 0,41% (mtm). Realisasi gabungan kabupaten/kota di Maluku tercatat lebih rendah dibandingkan realisasi nasional yang tercatat inflasi sebesar 0,44% (mtm).

Secara spasial, deflasi bersumber dari Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon dengan deflasi masing-masing sebesar 0,50% dan 0,41%. Namun demikian, deflasi yang lebih tinggi tertahan oleh Kota Tual yang mengalami inflasi sebesar 0,12% (mtm).

Deflasi yang terjadi di Maluku utamanya didorong oleh realisasi kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Transportasi. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau tercatat mengalami deflasisebesar0,89% (mtm).

Deflasi kelompok tersebut, utamanya bersumber dari komoditas perikanan,a.l: ikan selar, ikan tongkol, dan ikan layang yang masing-masing mengalami deflasi sebesar 0,31% (andil, mtm), ikan tongkol sebesar 0,13% (andil, mtm), dan ikan layang sebesar 0,09% (andil, mtm). Penurunan harga ikan tangkap utamanya dipengaruhi oleh pasokan perikanan yang cenderung mengalami peningkatan pasca musim panen ikan pelagis kecil di laut banda.

Di sisi lain, Kelompok Transportasi juga mengalami deflasi sebesar 0,89% (mtm). Deflasi kelompok tersebut utamanya bersumber dari Tarif Angkutan Udara dengan andil inflasi sebesar 0,16% (andil, mtm). Penurunan tarif angkatan udara utamanya dipengaruhi olehupaya penurunan harga tiket pesawat yang dilakukan Pemerintah pada periode Nataru 2024.

Baca Juga  Memberdayakan Indonesia Melalui Gaya Hidup Digital dan Pengembangan Talenta

Selain itu, pelaksanaan program TPID yang tepat waktu dan sasaran juga turut menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan.

Di sisi lain, terdapat komoditas di kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang menahan laju deflasi lebih tinggi di Maluku. Komoditas Bawang Merah dan Tomat masing-masing mengalamiinflasidengan andil inflasi sebesar 0,17% (andil,mtm) dan 0,15% (andil, mtm). Inflasi komoditas tersebut, utamanya bersumber dari terbatasnya pasokan di tengah musim panen yang belum berlangsung.

Secara tahunan, pada Desember 2024, tekanan inflasi gabungan kabupaten/kota IHK di Provinsi Maluku terkendali. Inflasi tahunan Desember 2024 tercatat 1,28% (yoy), menurun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,23% (yoy).Tingkat inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Nasional sebesar 1,57% (yoy). Realisasi inflasi tahunan Provinsi Maluku didorong oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 0,27% (andil, yoy). Adapun komoditas yang memberikan andil inflasi tahunan pada Desember 2024 meliputi beras sebesar 0,43% (andil, yoy), nasi dengan lauksebesar 0,33% (andil, yoy), emas perhiasan sebesar 0,25% (andil, yoy) dan bawang merah sebesar 0,25% (andil, yoy). Inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh kelompok transportasi yang mengalami deflasi sebesar 0,22% (andil, yoy). Sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi tahunan pada desember 2024 yaitu cabai rawit sebesar 0,37% (andil, yoy), tarif angkutan udara sebesar 0,26% (andil, yoy) dan ikan selar/kawali sebesar 0,24% (andil, yoy).

Baca Juga  "Aku Investor Saham", PT BEI- SRO Didukung OJK Gelar CMSE

Realisasi deflasi Desember 2024 seiring penguatan sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk terus melaksanakan berbagai program strategis guna memastikan terkendalinya inflasi, khususnya pada Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Adapun, beragam upaya pengendalian inflasi yang dilakukan, a.l: fasilitas distribusi komoditas bawang merah, pasar murah/gerakan pangan murah/operasi pasar dan subsidi langsung ke pedagang yang terus didorong untuk memastikan keterjangkauan harga terutama komoditas perikanan dan hortikultura, selain itu dilakukan juga dukungan peningkatan produktivitas klaster pertanian dan klaster perikanan. Lebih lanjut, upaya pemenuhan pasokan dalam provinsi terus diupayakan dengan dilakukannya Kerja Sama Antar Daerah (KAD), baik antar provinsi maupun intra provinsi. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

BI Maluku Perluas Literasi Keuangan dan Digitalisasi Pembayaran Lewat Program LEKAS di SBB

Economy

OJK Maluku Edukasi KEJAR Hingga Daerah 3T di Maluku

Economy

Tingkatkan Perlindungan Lakalantas di Maluku, Siloam Hospital Kolaborasi Bersama Jasa Raharja Gelar Media Gathering

Economy

Inflasi Provinsi Maluku Tetap Terjaga dalam Rentang Sasaran

Economy

Wedding Exhibition 2026 Sukses Digelar di Swiss-Belhotel Ambon

Economy

Lindayati, Perajin Tenun Asal Makassar yang Menjaga Warisan Budaya Lewat Karya Bernilai Tinggi

Economy

OJK Maluku Gelar Edukasi Keuangan dan Berbagi Takjil di Masjid Alfatah Ambon

Economy

Jasa Raharja dan Diltantas Polda Maluku Bersinergi Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Ambon