Home / Uncategorized

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Mubes IV PUSAKA Haria Tekankan Persatuan, Kepemimpinan Baru Diharapkan Bawa Organisasi Lebih Solid

Ambon, PT- Persatuan Masyarakat Leawaka (PUSAKA) Haria menggelar Musyawarah Besar (Mubes) IV sebagai langkah strategis memperkuat ikatan persaudaraan, membenahi tata kelola organisasi, dan menyiapkan kepemimpinan baru yang mampu menjawab kebutuhan anggota serta masyarakat Negeri Haria, Sabtu (24/10/2026).

Mengangkat tema “Sapa Angka PUSAKA, PUSAKA Angka Dia, Sapa Lia PUSAKA, PUSAKA Lia Dia”, kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh elemen organisasi untuk menyatukan pandangan, mengevaluasi perjalanan kepengurusan, sekaligus merumuskan arah perjuangan PUSAKA ke depan.

Ketua Panitia Mubes IV, Heri Manuhutu, dalam laporannya menegaskan bahwa musyawarah besar merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan PUSAKA Haria sebagai wadah pemersatu masyarakat Leawaka Haria, baik yang menetap di kampung halaman maupun yang berada di perantauan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PUSAKA Haria, M.A. Latupeirissa, mengajak seluruh peserta menjadikan Mubes IV sebagai momentum untuk melakukan evaluasi organisasi secara terbuka, objektif, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak cukup diukur dari keberadaan kepengurusan, tetapi juga dari sejauh mana PUSAKA mampu memberikan manfaat bagi anggotanya, membangun komunikasi yang efektif antartingkatan organisasi, serta menjaga persaudaraan lintas generasi.

Latupeirissa menegaskan bahwa PUSAKA merupakan rumah bersama yang harus memberikan ruang bagi seluruh anggota untuk berkontribusi tanpa membedakan latar belakang maupun kelompok.

Karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap tahapan persidangan dengan tertib, berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.

Ia mengakui bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses musyawarah. Namun, perbedaan tersebut harus dikelola secara bijaksana agar tidak mengikis ikatan persaudaraan yang telah dibangun oleh para pendahulu.

Baca Juga  PELANTIKAN PENGURUS TP.PKK DAN TIM PEMBINA POSYANDU PROV.MALUKU, WAGUB : TP. PKK DAN POSYANDU TERUS BERSINERGI DENGAN PEMDA

Menurutnya, keberhasilan Mubes IV bukan hanya ditentukan oleh terpilihnya ketua umum baru, melainkan juga oleh kualitas keputusan yang dihasilkan dan kesediaan seluruh anggota untuk menjalankannya secara bersama-sama.

Kepengurusan mendatang diharapkan mampu merangkul seluruh elemen PUSAKA, memperluas partisipasi anggota, memperkuat koordinasi organisasi, serta menyusun program kerja yang terarah, realistis, dan memberikan manfaat nyata.

“Jabatan merupakan tanggung jawab untuk melayani, bukan kesempatan untuk dilayani,” menjadi pesan yang ditekankan sebagai prinsip dasar bagi calon maupun pemimpin yang nantinya menerima amanah.

Dukungan terhadap penguatan organisasi juga disampaikan Kepala Pemerintahan Negeri Haria, N.J. Sahuleka. Ia menyebut PUSAKA sebagai rumah bersama anak-anak Leawaka Amapati, terutama mereka yang berada di tanah rantau.

Sahuleka mengingatkan bahwa keberadaan PUSAKA tidak terlepas dari perjuangan, pengorbanan, dan kerja keras para pendahulu serta senior organisasi. Warisan tersebut harus dijaga oleh seluruh anggota agar PUSAKA tetap menjadi simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat Haria.

Ia berharap tema Mubes IV tidak hanya menjadi rangkaian kata dalam kegiatan organisasi, tetapi diwujudkan melalui program nyata yang mampu mendukung pembangunan dan menjawab tantangan masyarakat, mulai dari tingkat nasional hingga Negeri Haria.

Terkait pemilihan ketua umum untuk masa kepemimpinan lima tahun mendatang, Sahuleka menegaskan bahwa pemerintah menghormati hak anggota untuk menentukan pemimpin sesuai mekanisme organisasi.

Meski demikian, ia berharap pemimpin terpilih memiliki komitmen pengabdian, mampu melindungi anggota, serta sanggup merangkul berbagai perbedaan demi menjaga keutuhan organisasi.

Baca Juga  Alami Mati Mesin, Kapal Kayu Berpenumpang 15 Orang Berhasil Diselamatkan

Baginya, PUSAKA harus berkembang melampaui fungsi sebagai tempat berkumpul. Organisasi ini diharapkan menjadi kekuatan sosial yang turut mendorong kemajuan Negeri Haria dan meningkatkan kontribusi masyarakat Leawaka Amapati.

Generasi Muda Jadi Kekuatan Organisasi

Mubes IV PUSAKA Haria juga menjadi kesempatan untuk memperbesar keterlibatan generasi muda dalam menentukan arah organisasi. Keterlibatan tersebut dinilai penting agar semangat persaudaraan tetap terjaga sekaligus melahirkan kader yang siap mengambil tanggung jawab kepemimpinan.

Latupeirissa mengingatkan bahwa generasi muda bukan sekadar penerus perjuangan para senior, melainkan bagian penting dari kekuatan PUSAKA saat ini. Oleh sebab itu, mereka perlu diberikan kesempatan untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan potensi, dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi.

Seluruh anggota juga diajak menjadikan setiap persoalan sebagai ruang untuk membangun dialog dan mencari jalan keluar bersama, bukan sebagai alasan untuk memperlebar perbedaan.

Melalui Mubes IV, PUSAKA Haria diharapkan mampu membangun organisasi yang lebih solid, terbuka, tertata, dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya maupun masyarakat.

Semangat “Sapa Angka PUSAKA, PUSAKA Angka Dia, Sapa Lia PUSAKA, PUSAKA Lia Dia” diharapkan menjadi pedoman dalam memperkuat kepedulian, saling membantu, dan menjaga persaudaraan dalam berbagai keadaan.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Mubes IV diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga memperkokoh komitmen seluruh anggota untuk membesarkan PUSAKA Haria melalui persatuan, pengabdian, dan tanggung jawab bersama. (PT)

Share :

Baca Juga

Politik

Moenandar: Ketua Tim Percepatan Harus Lebih Tegas, Jika Tidak Ada Solusi, Ganti Pejabat

Uncategorized

Gubernur Maluku Serahkan 99 SK CPNS Lingkup Kemenag Provinsi Maluku

Uncategorized

Festival Lasqi Meriahkan HUT ke-450 Kota Ambon, Ada Lomba Qasidah hingga Basar Murah

Uncategorized

Salakory  Apresiasi Program Nikah Massal Yang Digelar Pemkot, 8 Pasangan GPM Gatik Disahkan

Uncategorized

DOA KAMI UNTUK NEGERI”, LAKSDA DJODI AJAK PRAJURITNYA GELAR DOA BERSAMA UNTUK INDONESIA DAMAI

Uncategorized

DANKODAERAL IX AMBON LAKSANAKAN COURTESY CALL KE LANUD PATTIMURA

Uncategorized

Sinergi Gereja dan Pemerintah Kota Ambon dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Umat

Uncategorized

Latif : Aplikasi Si Lapard Wujud Nyata Transformasi Digital Pemerintah Kota Ambon