Home / Economy

Rabu, 23 April 2025 - 07:53 WIB

Kunjungan Wamenkumham ke Negeri Rutong, Pengakuan Negeri Adat dan Dorongan Keadilan Anggaran untuk Provinsi Kepulauan

Ambon, PT- Kunjungan Wakil Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Eddy O.S. Hiariej, ke Negeri Rutong, Kota Ambon, menjadi momen bersejarah yang penuh makna.

Dalam kunjungan tersebut, beliau menerima gelar adat dari masyarakat setempat dan turut mengunjungi lokasi wisata sagu, sebagai representasi potensi ekonomi dan budaya lokal.

Pemerintah Kota Ambon memandang kunjungan ini sebagai kesempatan penting untuk menyampaikan aspirasi strategis Maluku dan kota Ambon kepada pemerintah pusat.

“Salah satu isu utama adalah perlunya pengakuan dan keadilan anggaran bagi daerah kepulauan dalam skema Dana Alokasi Umum (DAU),” kata Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Selasa 22 April 2025.

Baca Juga  Di Momen Idul Adha, Telkomsel Berbagi ke 43.000 Masyarakat yang Membutuhkan di Seluruh Indonesia

Diakui, Formulasi DAU selama ini lebih menitikberatkan pada luas wilayah daratan, tanpa mempertimbangkan karakteristik kepulauan yang dimiliki Maluku.

Karena itu, perjuangan untuk pengakuan sebagai provinsi kepulauan merupakan bagian dari upaya memperoleh keadilan fiskal.

Harapannya, pemerintah pusat dapat memperhitungkan biaya tinggi pelayanan publik dan konektivitas antarpulau dalam kebijakan anggaran nasional.

“Aspek lain yang menjadi perhatian adalah penataan regulasi terkait negeri adat. Pemerintah Kota Ambon berharap pengakuan terhadap negeri adat tidak hanya bersifat formal dalam peraturan perundang-undangan, tetapi juga terimplementasi secara nyata dalam praktik pemerintahan dan pembangunan,” tambahnya.

Baca Juga  Upaya Menekan Laju Inflasi, Gubernur Pimpin Gerakan Tanam 100 Ribu Anakan Cabai Serempak

Menurutnya, Pengakuan ini penting agar nilai-nilai adat dan budaya tetap terjaga serta diintegrasikan dalam tata kelola pemerintahan lokal.

“Negeri Rutong kini menjadi contoh sukses pengelolaan potensi lokal, terutama dalam bidang wisata dan pengembangan ekonomi berbasis sagu,” cetusnya.

Lanjutan, Potensi ini telah dikembangkan dengan baik dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Pemerintah Kota Ambon berharap kesuksesan Negeri Rutong dapat menjadi model bagi negeri-negeri adat lainnya, baik dalam pengelolaan wisata, pemberdayaan ekonomi, maupun pelestarian budaya,” tandasnya. (PT)

 

 

Share :

Baca Juga

Economy

SBAM Ranking 1 2025 di Swiss-Belhotel Ambon: Serunya Belajar dan Berkompetisi untuk Anak-Anak

Economy

OJK: KINERJA INDUSTRI JASA KEUANGAN SYARIAH TUMBUH POSITIF

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Gandeng UMKM Lokal Meriahkan Bright Gas UMKM Festival 2024

Economy

Disperindag Ambon Larang Penjualan Rokok Dekat Sekolah, Siapkan Sosialisasi untuk Pedagang

Economy

Dana Transfer Kota Ambon Turun Rp132 Miliar, Pemkot Siapkan Strategi Penyesuaian Anggaran 2026

Economy

Jasa Raharja: Iuran Wajib untuk Transportasi Darat yang Berkeselamatan

Economy

OJK Maluku Perkuat Peran Sektor Keuangan untuk Pembangunan Daerah

Economy

Jasa Raharja Pastikan Wisatawan WNA Korban Kecelakaan Kapal Wisata di Perairan Selat Padar, Labuan Bajo Akan Mendapatkan Perlindungan Dasar