Komisi I DPRD Maluku Bahas Penyelesaian Konflik di Malra

Ambon, pusartimur.com- Komisi I DPRD Maluku mengambil langkah serius dalam menyelesaikan konflik antar kelompok pemuda di Kabupaten Maluku Tenggara. Berdasarkan data aparat keamanan, sejak tahun 2024 hingga 2025, telah terjadi 7 kasus konflik di wilayah tersebut.

Menanggapi situasi ini, Komisi I DPRD Maluku membentuk tim terpadu yang melibatkan aparat TNI/Polri, Forkopimda, Pemerintah Provinsi Maluku, serta BNN.

Langkah ini bertujuan untuk menekan angka konflik serta menciptakan stabilitas keamanan di daerah tersebut.

Baca Juga  Femri Tuwanakotta Siap Perkuat Struktur Partai Demokrat Ambon hingga Tingkat Akar Rumput

Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton meminta aparat keamanan untuk menangkap oknum-oknum yang terlibat dalam konflik agar memberikan efek jera.

Selain itu, ia juga mengimbau Kapolda, Kapolresta, dan jajarannya untuk menyita segala bentuk senjata tajam yang dapat memicu bentrokan lebih lanjut. “Pengawasan ketat juga diminta dilakukan oleh Pangdam di setiap lokasi yang rawan konflik,” katanya, Jumat 21 Maret 2025.

Baca Juga  DPRD Maluku Perjuangkan Nasib 260 Guru Honorer yang Terancam Dirumahkan

Menurut Solichin Buton, faktor utama pemicu konflik di Maluku Tenggara adalah penyalahgunaan narkoba dan konsumsi minuman keras.

Oleh karena itu, ia meminta pihak berwenang untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang-barang terlarang tersebut. (PT)

 

 

Share :

Baca Juga

Politik

BETA Par Ambon Gelar Syukuran dan Silaturahmi Bersama Relawan

Kab.Kep.Aru

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Oratmangun Kembali Benahi KKT

Hukum dan Kriminal

JAKSA MASUK SEKOLAH : CEGAH BULLYING DAN PENYALAHGUNAAN MEDSOS DI SMK NEGERI 5 DAN SMA NEGERI 7 AMBON

DPRD Maluku

Ketua DPRD Maluku Desak Presiden Tinjau Ulang Kebijakan Pengangkatan P3K

Politik

Survei Internal Murad -Michael Unggul di Pilgub Maluku

Politik

Genggam Ketua DPD Partai Hanura, Ini Penjelasan Orno

DPRD Maluku

Nita Bin Umar: Kota Ambon Harus Raih Prestasi Nasional di Ajang Seni Qasidah 2025

Kab.Maluku Barat Daya

Buka tahapan Kampanye , KPU MBD Gelar Deklarasi Kampanye Damai