Home / Economy

Rabu, 16 April 2025 - 08:49 WIB

Kolaborasi Pemerintah, Kampus, dan Masyarakat Adat, Rutong Jadi Model Pembangunan Kota Ambon

Ambon, pusartimur.com-  Negeri Rutong mencatat sejarah baru sebagai pusat kolaborasi antara Pemerintah Kota Ambon, Politeknik Negeri Ambon, dan masyarakat adat.

Bertempat di Baileo Negeri Rutong, digelar kegiatan penyerahan hasil penelitian dan program pengabdian masyarakat yang menjadi tonggak penting dalam pembangunan dari tingkat akar rumput, Selasa 15 April 2025.

Kegiatan ini menandai penguatan kemitraan Pentahelix, kerja sama antara akademisi, pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan media. Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Politeknik Negeri Ambon menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan pembangunan negeri adat.

“Kegiatan ini bisa jadi inspirasi nasional, terutama bagi komunitas desain, pelaku industri kreatif, dan para pengusaha di Maluku,” ujar Raja Reza.

Sebagai Ketua Latu Pati, ia berharap Rutong bisa menjadi model pengembangan kolaboratif yang bisa direplikasi di Nusaniwe, Teluk Ambon, dan Leitimur Selatan.

Baca Juga  Telkomsel Luncurkan PMDB 2025 di Unpatti

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa pembangunan tidak boleh lagi berjalan secara parsial. Ia menegaskan bahwa peran kampus vokasi seperti Politeknik Negeri Ambon sangat penting dalam menjawab tantangan pembangunan.

“Pembangunan sejati dimulai dari desa dan negeri, bukan hanya dari pusat kota,” tegas Wali Kota.

Sejak 2022, Pemerintah Kota Ambon telah membangun kerja sama strategis dengan Politeknik Negeri Ambon untuk memperkuat program pengabdian masyarakat yang berdampak langsung bagi warga.

Wali Kota juga menyampaikan 17 program prioritas pembangunan Kota Ambon, salah satunya adalah pengembangan sektor UMKM dan industri kreatif. Empat zona ekonomi kreatif akan dibangun, terintegrasi dengan branding Ambon City of Music.

“UMKM akan kami jadikan tumpuan utama. Kami siapkan fasilitas dan dukungan agar mereka tumbuh sebagai pusat ekonomi baru,” ujarnya.

Baca Juga  Pidato Perdana Walikota Ambon, Bodewin Wattimena: Mewujudkan Ambon yang Aman, Maju, dan Berkelanjutan

Dalam sektor perikanan, Wali Kota menantang kampus untuk menciptakan teknologi tepat guna seperti alat pengering ikan, guna mengatasi limbah hasil panen nelayan saat musim melimpah.

“Jangan biarkan hasil panen terbuang! Kita butuh alat yang memperpanjang umur simpan ikan dan meningkatkan nilai jualnya,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan cold storage dan sistem distribusi logistik modern, terutama di Jasirah, Leitimur Selatan, dan Nusaniwe, agar harga ikan tetap stabil dan nelayan terlindungi.

Kegiatan di Negeri Rutong menjadi simbol komitmen lintas sektor. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pendidikan tinggi, pemerintah, masyarakat adat, dan dunia usaha bisa bersatu untuk mewujudkan Ambon yang maju, adil, dan sejahtera dari desa hingga kota. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Economy

Dukung Ambon Tertib dan Rapi, Pemprov dan Pemkot Sepakat Tertibkan Parkir 

Economy

Roadshow AJP 2024, Pertamina Gelar Media Brief Bersama Jurnalis Media Papua Maluku

Economy

Telkomsel Sampaikan Penurunan Kualitas Layanan Data Nasional, Tim Teknis Dikerahkan Penuh

Economy

MEMBANGUN FONDASI INKLUSI KEUANGAN DARI DAERAH TERLUAR: OJK DAN TPAKD GENCARKAN LITERASI KEUANGAN DI SERAM BAGIAN TIMUR

Economy

Promo Makanan dan Minuman Spesial di Citruz Kitchen and Bar, Zest Ambon – Nikmati Sensasi Kuliner Lezat dengan Harga Terjangkau

Economy

Kejar UHC 100%, BPJS Sinergi Bersama Pemangku Kepentingan Utama Kota Tual

Economy

September 2024, Inflasi Maluku Sebesar 1,79 Persen YoY

Economy

Rayakan Semangat Maju Indonesia di HUT ke-79 RI, Telkomsel Hadirkan Pemanfaatan Teknologi 5G Standalone Pertama di Indonesia