Saumlaki, PT- Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Atubul Dol, B. Rumfaan, akhirnya mengeluarkan klarifikasi resmi untuk menanggapi isu perselingkuhan yang dalam beberapa minggu terakhir beredar luas dan memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Rumfaan menegaskan, tuduhan tersebut tidak benar, tidak memiliki bukti, dan hanya merupakan rumor yang menyesatkan.
Rumor tersebut pertama kali muncul melalui percakapan informal masyarakat, kemudian menyebar cepat lewat unggahan tidak terverifikasi di media sosial. Penyebaran isu itu bahkan menyeret nama pribadi Rumfaan serta jabatannya sebagai Ketua BPD.
Dalam pernyataannya, Rumfaan menilai, isu tersebut telah mengganggu ketenangan masyarakat dan mengganggu fokus kerja lembaga desa.
“Saya menyampaikan secara tegas bahwa isu perselingkuhan yang ditujukan kepada saya tidak benar. Informasi itu menyesatkan, tidak berdasar, dan mencoreng martabat saya serta lembaga BPD,” tegasnya.
Ia menambahkan, selama menjabat sebagai Ketua BPD, dirinya selalu bekerja sesuai aturan dan menjunjung tinggi nilai etika baik dalam kehidupan pribadi maupun sebagai aparatur desa.
Rumfaan mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang belum terbukti kebenarannya.
“Saya berharap masyarakat lebih cermat dan tidak serta-merta mempercayai informasi yang belum diverifikasi. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga kondusivitas desa,” ujarnya.
Terkait rumor yang sudah terlanjur menyebar, Rumfaan menyatakan dirinya terbuka dan siap memberikan klarifikasi kepada lembaga desa atau aparat berwenang.
“Saya siap memberikan keterangan kapan pun jika dibutuhkan. Tidak ada yang perlu ditutupi karena saya tidak melakukan pelanggaran seperti yang dituduhkan,” jelasnya.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti dari mana rumor tersebut berasal. Beberapa warga menduga isu itu muncul karena kesalahpahaman dalam sebuah kegiatan desa, sementara sumber lain menyebut adanya pihak tertentu yang dengan sengaja menyebarkan informasi tanpa mempertimbangkan dampaknya.
Sejumlah tokoh masyarakat meminta semua pihak untuk mengedepankan tabayyun sebelum menyebarkan informasi sensitif yang berpotensi merusak keharmonisan desa.
Di akhir klarifikasinya, Rumfaan menegaskan bahwa dirinya tetap fokus menjalankan tugas sebagai Ketua BPD Atubul Dol.
“Saya tetap bekerja seperti biasa. Fokus saya adalah memastikan aspirasi masyarakat desa berjalan sebagaimana mestinya,” tutupnya.
Rumor ini diharapkan segera mereda setelah adanya pernyataan resmi dari pihak terkait, sambil menunggu langkah lanjutan dari pemerintah desa atau aparat berwenang jika diperlukan. (PT)










