Home / Uncategorized

Kamis, 1 Agustus 2024 - 17:48 WIB

Kemendagri Evaluasi SP4N-LAPOR!, Kualitas Capaian Kota Ambon Terbaik Se- Maluku

AMBON, Pusartimur.com– Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis hasil evaluasi Pengelolaan Pengaduan oleh Pemerintah Daerah melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N – LAPOR!) periode 1 Januari – 31 Desember 2023.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) bernomor 100.4.4/3368/SJ tertanggal 22 Juli 2024 yang ditandatangani oleh Mendagri Tito Karnavian, diketahui Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berhasil mencapai presentasi penyelesaian pengaduan sebesar 98,2 persen dengan rata – rata laju tindak lanjut per hari 4,8 dan kualitas tindak lanjut “Sangat Baik”.

Plt. Kepala Dinas Kominfo dan Persandian (DiskominfoSandi) Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Kamis (1/8/24) di Balai Kota, membenarkan turunnya SE tersebut.

Baca Juga  DUKUNG EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK, BANDARA PATTIMURA AMBON DAN PLN RESMI OPERASIKAN SPKLU PERTAMA DENGAN SISTEM DIGITAL TERINTEGRASI

Ia mengakui, hasil yang dicapai kota Ambon, meski belum mencapai 100 persen, namun kualitasnya yang terbaik di provinsi Maluku.

Dirinya mengungkapkan, secara nasional Laporan pengaduan masyarakat terhadap pelayanan publik Pemerintah Daerah tahun 2023, sebagian besar terkait topik, Infrastruktur Jalan; Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat; Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil; Pendidikan dan Kebudayaan; dan Pencemaran Lingkungan.

“Mendagri menyampaikan Jumlah laporan pengaduan masyarakat pada pemerintah daerah tahun 2023 adalah sebanyak 49.966 laporan, dengan jumlah laporan pengaduan masyarakat yang telah selesai sebanyak 46.131 laporan (92,32%). Dari angka tersebut masih terdapat 256 daerah yang persentase penyelesaian pengaduannya di bawah 90% sesuai target RPJMN 2020-2024,”jelasnya.

Baca Juga  Walikota Ambon Tinjau Lokasi Longsor di Desa Galala, Imbau Warga Tetap Waspada

Untuk kota Ambon sendiri, lanjut Lekransy, total pengaduan yang masuk selama kurun waktu evaluasi (tahun 2023) yakni sebanyak 109, dengan 107 diantaranya sudah selesai tindak lanjut, 1 Pengaduan masih dalam proses, dan 1 belum ditindak lanjuti.

Lekransy berharap dengan hasil evaluasi pengelolaan pengaduan SP4N-LAPOR! ini maka akan terus memotivasi jajaran Pemkot agar lebih responsif dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang disampaikan secara langsung dan tidak langsung dengan mengedepankan asas penyelesaian secara cepat, tepat, dan tuntas.

“Dinas KominfoSandi kota Ambon secara aktif terus menyosialisasikan pemanfaatan kanal SP4N-LAPOR! Kepada masyarakat juga kepada ASN, sebab data laporan pengaduan juga dapat dimanfaatkan bagi penyusunan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya. (PT-01)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Warga Kampung Kolam Hative Kecil Bertemu Walikota Ambon, Dapat Kepastian Penanganan Banjir Rob di Tahun 2026

Economy

TPAKD KOTA AMBON PERKUAT SINERGI INKLUSI KEUANGAN DAERAH DALAM RAPAT PLENO TAHUN 2025

Uncategorized

Malam Ramah Tamah Imlek 2576 di Ambon: Pererat Persaudaraan dan Harmoni Sosial

Uncategorized

Gubernur Maluku Tekankan Optimalisasi Kinerja OPD untuk Dukung Visi Misi Pemprov

Uncategorized

Walikota Ambon: Peringatan Maulid Nabi 1447 H Jadi Momentum Hidupkan Nilai Toleransi

Uncategorized

Basar Sembako dan Pameran Karya WBP di Lapas Ambon, Wattimena Siap Tingkatkan Dukungan

Uncategorized

JAGA KESELAMATAN MASYARAKAT, LANUD PATTIMURA LAKSANAKAN KORVE MASSAL

Uncategorized

Rivan A. Purwantono: Harhubnas Jadi Momentum Penting untuk Kemajuan Transportasi Nasional