Home / Uncategorized

Rabu, 18 Desember 2024 - 14:37 WIB

Kembali Gelar Rapat Koordinasi TPID dan Distributor, Kaya pastikan Stok Aman

AMBON, Pusartimur.com– Kembali gelar rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama stakeholder, Rabu (18/12/24) di Balai Kota, Pj. Wali Kota Dominggus N. Kaya, memastikan kebutuhan pangan di kota ini jelang Natal dan tahun baru (Nataru) aman.

“Selama dua hari ini, kita telah berkomunikasi dengan semua stakholder, baik Bulog, para distributor, PT. Pelindo, termasuk Pertamina termasuk untuk minyak tanah, dan pada prinsipnya setelah kami diskusi panjang lebar disimpulkan bahwa seluruh bahan pangan khususnya untuk kebutuhan Nataru aman,” jelas Kaya usai rapat koordinasi.

Menurutnya, Bulog dan para distributor yang dimintai laporan telah menyatakan bahwa stok kebutuhan pangan seperti Beras, Terigu, Telur, sampai Bawang Putih dan Bawang Merah masih mencukupi, bahkan diperkirakan hingga memasuki bulan Ramadhan tahun depan.

Baca Juga  OJK Maluku Selenggarakan Program Literasi Keuangan di Polnam

Selain itu, PT. Pelindo juga siap dalam aktivitas bongkar muat terhadap kapal – kapal yang masuk membawa bahan pangan.
Doakui Kaya, memang ada beberapa bahan kebutuhan yang harganya naik, namun masih terjangkau bagi masyarakat.

“Untuk itu masyarakat tidak perlu panik dan melakukan pembelian yang berlebihan agar kita semua dapat merayakan Nataru dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, terkait minyak tanah yang sempat terjadi kelangkaan, Kaya ungkapkan telah dilakukan koordinasi bersama Pemerintah dan DPRD Provinsi untuk pengawasan.
“Pertamina juga telah melakukan ekstra droping 10 persen dari kebutuhan masyarakat kota Ambon, sehingga dipastikan stok minyak tanah juga aman,” terangnya.

Baca Juga  Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, Dinas Perikanan Terfokus Pada Tiga Aspek Utama

Kaya menandaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui OPD terkait dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus memperketat pengawasan terhadap oknum yang sengaja melakukan pembelian minyak tanah dalam jumlah banyak, untuk dijual kembali dengan harga tinggi.

“Jika kedapatan tentu akan kita berikan teguran, karena tindakan seperti ini sangat merugikan masyarakat yang tengah mempersiapkan diri memasuki Nataru,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Permabudhi Maluku Rayakan Imlek 2025, Angkat Pesan Harmoni dan Pertumbuhan di Tahun Ular Kayu

Uncategorized

Gubernur Maluku Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Kemiskinan, Investasi, dan Kesejahteraan Rakyat

Uncategorized

HUT ke-30, Wadah Perempuan Sektor Elim Gelar Aksi Bersih Pantai di Talake Ambon

Uncategorized

Pasca Dilantik Wagub Malukuulai Berkantor

Uncategorized

Lekransy : Masyarakat Diajak Sikapi Pemberitaan Yang Cenderung Agitatif

Uncategorized

Purwantono: AKHLAK Telah Terinternalisasi Jadi Kode Etik dan Tata Kelola Jasa Raharja

Uncategorized

Pemkot  Buka Turnamen E-Sport PES & E-Football

Uncategorized

Rivan A. Purwantono: Harhubnas Jadi Momentum Penting untuk Kemajuan Transportasi Nasional