Home / Economy

Rabu, 16 April 2025 - 19:38 WIB

Karyawan PT Jasa Raharja dan PT Jasaraharja Putera Mendapatkan Motivasi dari DR. Aqua Dwipayana

Ambon, pusartimur.com- Karyawan dan karyawati PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku dan PT Jasaraharja Putera Branch Office Ambon hari ini mendapatkan motivasi dari motivator nasional DR. Aqua Dwipayana dengan tema “Pengelolaan Waktu dan Komunikasi Efektif untuk Peningkatan Disiplin Kerja”.

Baca Juga  1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

Kegiatan motivasi ini diselenggarakan di kantor Jasa Raharja Maluku, Rabu 16 April 2025.

DR. Aqua Dwipayana memberikan materi motivasi yang sangat inspiratif dan memotivasi karyawan untuk meningkatkan disiplin kerja melalui pengelolaan waktu dan komunikasi efektif.

Baca Juga  OJK Maluku dan Satgas PASTI Tingkatkan Sinergi Berantas Keuangan Ilegal di Maluku

Dengan pengelolaan waktu yang baik dan komunikasi yang efektif, karyawan dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja.

Kegiatan motivasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan, seperti meningkatkan kinerja karyawan, meningkatkan kepuasan masyarakat, dan meningkatkan citra perusahaan ujar Erwin. (PT)9

Share :

Baca Juga

Economy

Dorong Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Jasa Raharja Lakukan Pembinaan dan Evaluasi GCG di Kanwil NTT

Economy

Perkuat Sinergi Antar BUMN, Pertamina Patra Niaga-Bank Mandiri Bahas Distribusi Energi dan UMKM di Wilayah Papua

Economy

OJK DAN GEREJA PROTESTAN MALUKU GELAR TOT PENGGERAK DUTA LITERASI KEUANGAN

Economy

Jasa Raharja Dorong Konsistensi Layanan Publik dan Edukasi Keselamatan Berkualitas di Samsat Kota Semarang

Economy

Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah, Pemkot Ambon – Bank Maluku Malut Luncurkan Aplikasi SI LAPARD

Economy

WUJUDKAN “MUDIK AMAN BERBAGI HARAPAN 2026”, INJOURNEY AIRPORTS GELAR PROGRAM MUDIK GRATIS RUTE HUNIMUA – WAIPIRIT

Economy

Bank Indonesia Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah, Indonesia Target Jadi Peringkat Pertama Dunia

Economy

Inflasi Maluku Juni 2025 Terkendali di 1,88 Persen, Komoditas Emas Perhiasan dan Beras Jadi Penyumbang Utama