Home / Kab. Seram Bagian Barat

Jumat, 21 November 2025 - 17:52 WIB

Jarak 7 Kilometer, Warga Buano Utara Nekat Bangun Jalan Tani Ola Secara Swadaya

Ambon, PT- Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Warga setempat bergandengan tangan membangun Jalan Tani Ola, akses vital yang menghubungkan permukiman dengan area perkebunan.

Pembangunan jalan ini dilakukan sepenuhnya secara swadaya oleh masyarakat, mulai dari membuka lahan hingga meratakan badan jalan menggunakan peralatan sederhana.

Semangat kolektif itu digerakkan oleh kebutuhan untuk mempermudah transportasi hasil pertanian desa.

Ketua Kelompok Jalan Tani Ola, Saharim Nanilette, menjelaskan kepada media pada Jumat (21/11/2025) bahwa pembangunan jalan tani merupakan kebutuhan mendesak. Selama ratusan tahun, petani di Buano Utara hanya bisa menuju lahan perkebunan dengan berjalan kaki sejauh 1 hingga 7 kilometer.

Baca Juga  Pormes: Kawasan Tanpa Rokok Harus Sediakan Ruang Merokok Khusus

“Pembangunan jalan ini untuk mempermudah petani mengangkut hasil pangan lokal dan memperlancar distribusi alat serta bahan pertanian,” jelas Saharim.

Menurut Saharim, tahap pembersihan lahan dan pelebaran jalan telah selesai. Saat ini warga baru mampu menyelesaikan pengecoran sepanjang 30 meter dengan lebar 2 meter. Masih tersisa sekitar 7 kilometer jalan yang belum dicor akibat keterbatasan material dan anggaran.

“Semua dikerjakan secara swadaya dengan memanfaatkan material lokal dan alat seadanya. Pekerjaan ini tentu membutuhkan waktu sangat lama,” tambahnya.

Tokoh muda Seram Bagian Barat, Ajuan Hitimala, juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi Jalan Tani Ola yang dibangun hanya dengan tenaga dan semangat warga.

Baca Juga  Pemkab SBB Gelar Rapat Evaluasi Percepatan Stunting

Ia bahkan ikut terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut. “Masyarakat hanya bermodal semangat dan jiwa kebersamaan. Dengan keterbatasan bahan dan alat, penyelesaian jalan ini akan memakan waktu sangat lama,” ujarnya.

Ajuan berharap pemerintah daerah memberi perhatian khusus terhadap desa-desa yang masih terisolasi, terutama dalam penyediaan infrastruktur jalan tani.

Menurutnya, peningkatan akses pertanian akan berdampak besar bagi ekonomi desa. Selain mempermudah mobilitas petani, kehadiran jalan yang layak juga dapat meningkatkan nilai jual hasil pangan lokal karena distribusi menjadi lebih efisien. (PT)

Share :

Baca Juga

Kab. Seram Bagian Barat

IPNI Berbagi Kasih Jelang Hari Ibu dan HUT Nusa Ina ke-11

Kab. Seram Bagian Barat

Kunjungi Elpaputih, Pj Bupati Lantik BPD

Kab. Seram Bagian Barat

Dua Kandidat Bupati Hadiri acara Ramah-tamah Arief Pamana

Kab. Seram Bagian Barat

BAZNAS SBB Sambangi Kasisi Masjid Raya Piru

Headline

Gelar Pengobatan Gratis; RS Apung Kunjungi Pulau Manipa

Kab. Seram Bagian Barat

Ledakan Kompor di Dapur MBG Pulau Osi Ganggu Distribusi Makanan Bagi 2018 Siswa di SBB

Kab. Seram Bagian Barat

Tanamkan Sadar Pajak Sejak Dini, KP2KP Piru Laksanakan Tax Goes To School (TGTS) di Pedalaman Inamosol

Kab. Seram Bagian Barat

Pj Bupati SBB Buka Rembuk Stunting Aksi 3