Home / Economy

Senin, 5 Januari 2026 - 15:39 WIB

Inflasi Maluku Desember 2025 Capai 3,58 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Pangan dan Transportasi

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) sebesar 3,58 persen pada Desember 2025 dibandingkan Desember 2024.

Inflasi ini ditandai dengan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,99 menjadi 110,82 berdasarkan pemantauan di tiga kabupaten/kota di Maluku.

Selain inflasi tahunan, Maluku juga mengalami inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,81 persen, sementara inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) tercatat 3,58 persen.

Kelompok Pengeluaran Penyumbang Inflasi Maluku
Inflasi y-on-y Desember 2025 terjadi akibat kenaikan harga pada sembilan kelompok pengeluaran, dengan rincian sebagai berikut:
Makanan, minuman, dan tembakau: naik 6,73 persen
Perawatan pribadi dan jasa lainnya: naik 5,62 persen
Transportasi: naik 3,90 persen
Kesehatan: naik 3,38 persen
Pendidikan: naik 2,49 persen
Rekreasi, olahraga, dan budaya: naik 2,16 persen
Penyediaan makanan dan minuman/restoran: naik 1,34 persen
Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga: naik 1,03 persen
Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga: naik 0,06 persen
Sementara itu, dua kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks harga, yaitu:
Pakaian dan alas kaki: turun 1,39 persen
Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan: turun 0,09 persen.

Baca Juga  Telkomsel Gelar Papua Maluku Digital Bootcamp Season 2

Komoditas Penyumbang Inflasi Tahunan di Maluku
Komoditas utama yang memberikan andil inflasi y-on-y pada Desember 2025 antara lain:
Emas perhiasan, ikan layang/mumar, ikan selar/kawalinya, tarif angkutan udara, cabai rawit, ikan tongkol/komu, ikan tuna/tatihu, sigaret kretek mesin (SKM), beras, bawang merah, wortel, minyak goreng, bensin, cabai merah, biaya akademi/perguruan tinggi, kopi bubuk, ikan cakalang, mobil, ketela pohon, dan kue basah.

Baca Juga  Bangun Ekonomi Kreatif, Resmi Negeri Laha Dijadikan Desa Wisata

Sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi tahunan, meliputi: Tomat, buncis, bawang putih, bahan bakar rumah tangga, popok bayi sekali pakai, sawi hijau, sabun mandi, kacang panjang, tarif angkutan laut, seng, garam, parfum, sepatu pria, telepon seluler, tahu mentah, gaun anak, baju anak stelan, pisang, baju muslim wanita, dan hand body lotion. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru Pelni Maluku Pastikan 12 Armada Siap Layani Rute Ambon

Economy

PERTAMINA PATRA NIAGA PAPUA MALUKU HADIRKAN PASAR MURAH, WUJUD KEPEDULIAN SAMBUT NATAL DAN TAHUN BARU

Economy

DPRD Kota Ambon Gelar Expo 2025: Dorong UMKM dan Edukasi Publik

Economy

CSR AFT Babullah Berdayakan KWT Bougenville Lewat Pertanian Hortikultura Ramah Lingkungan, Curi Perhatian Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate

Economy

Indosat Resmikan Mini Gerai IM3 dan 3Kiosk Pertama di Kota Ambon

Economy

Abdul Jalil Bersyukur Jadi Peserta JKN

Economy

Jasa Raharja Dorong Pemanfaatan HEMS untuk Tekan Fatalitas Kecelakaan di HEXIA 2025

Economy

Sosialisasi Code of Conduct: Memperkuat Etika dan Integritas  di Hotel Santika Premiere Ambon