Ambon, PT- Ketua DPW PPP Maluku, Aziz Hentihu, bersama pimpinan DPC PPP se-Maluku dan seluruh anggota legislatif, menggelar konsolidasi internal sebagai bagian dari amanat konstitusi partai.
Agenda ini menjadi momentum penting bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku untuk memperkuat strategi politik dan menentukan arah ke depan.
Dalam konsolidasi tersebut, DPW PPP Maluku melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil Pemilu Legislatif 2024 di 11 kabupaten/kota di Maluku, serta meninjau kembali hasil Pilkada baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
“Fakta membuktikan, pada pemilu lalu kita gagal mengirim wakil ke Senayan. Karena itu, kita tidak boleh mengulang pola yang sama. Kita ingin membangun kelembagaan, mesin politik, dan logistik yang lebih kuat demi hasil yang lebih baik pada pemilu mendatang,” tegas Ketua DPW PPP Provinsi Maluku, Aziz Hentihu kepada media di Ambon, Rabu 24 September 2025.
Agenda konsolidasi juga memutuskan sikap politik DPW PPP Maluku dalam menghadapi Muktamar PPP yang akan berlangsung pada 27–28 September 2025 di Jakarta.
Dalam forum tersebut, PPP Maluku secara resmi mengusung Agus Parwanto dan Wagub Jawa Tengah, Kyai Maimund tokoh muda sekaligus putra ulama karismatik KH. Maimun Zubair, sebagai calon Ketua Umum PPP.
“Keputusan ini diambil secara bulat dan solid. Kita percaya Gus Yasin mampu membawa PPP lebih maju dan kembali meraih kepercayaan rakyat,” ujar Aziz.
Selain keputusan politik, DPW PPP Maluku juga menyusun sejumlah rekomendasi strategis untuk disampaikan kepada pengurus pusat. Rekomendasi tersebut berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan dan kebijakan-kebijakan publik di wilayah Maluku, agar aspirasi masyarakat di daerah dapat lebih diperhatikan dalam arah kebijakan nasional.
Seluruh jajaran PPP Maluku akan bertolak ke Jakarta untuk menghadiri pembukaan muktamar pada 27 September malam.
Hentihu menegaskan bahwa PPP Maluku hadir dengan semangat kebersamaan dan tekad kuat agar partai bisa bangkit pada pemilu mendatang. (PT)










