Home / Kab.Kep.Aru

Sabtu, 8 Juni 2024 - 17:33 WIB

Dianggap Gagal , PWPM Maluku Diminta Copot Hitimala 

Piru, Pusartimur.com- Pimpinan Wilayah Pemuda Muhamadiyah (PWPM) Maluku diminta segera mengevaluasi dan menggantikan ketua Pemuda Muhamadiyah kabupaten SBB yang diketuai Yudin Hitimala.

Pasalnya, Organisasi ini di anggap Mati Suri di SBB, semenjak di Lantik tanggal 25 Januari 2022 sampai saat ini tidak ada satupun program kerja yang di laksanakan Oleh pemuda Muhamadiyah di SBB .

Hal ini diungkapkan salah Satu Kader Sekaligus Badan Pengurus Pemuda Muhamadiyah Bidang Informasi dan Publikasi Kabupaten SBB, Memet Sulehu kepada media ini, Sabtu (8/6/2024).

Sulehu sangat tidak merespon kepemimpinan dari Hitimala , pasalnya pemuda Muhamadiyah adalah sebuah Organisasi pengkaderan, Organisasi yang melahirkan generasi yang cerdas dan sudah banyak melahirkan pemimpin bangs, serta organisasi yang bisa memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi.

Baca Juga  Serah Terima Jabatan Pj Bupati SBB, DPRD Gelar Sidang Paripurna

Organisasi yang Otonom di lingkungan Muhamadiyah dan merupakan gerakan dakwah di kalangan pemuda. Namun terasa mati suri ketika dipimpin oleh Judin Hitimala yang nota bene salah satu kader muhamadiyah dan menjadi anggota DPRD aktif di kabupaten ini.

“Sangat disesalkan kalau Rapat kerja saja tidak mampu untuk dilaksanakan bagai mana program kerja bisa dilaksanakan? Kabupaten ini butuh pemimpin yang bisa memberikan solusi serta masukan positif bagi pembangunan serta kesinambungan yang bertujuan memajukan daerah kita ini kedepan bukan kepentingan pribadi atau person,” pungkas Sulehu.

Baca Juga  BPPRD Kota Ambon Targetkan Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Pajak Tahun 2025

Untuk itu, dirinya juga sangat berharap kepada ketua wilayah pemuda Muhamadiyah Maluku agar bisa mengevaluasi kinerja Hitimala.

“Saya juga ingin menyampaikan kepada Penjabat Bupati SBB bapak DR Jais Elly agar jangan memberi ruang kepada Oknum atau siapa saja yang datang membawa nama Pemuda Muhamadiyah untuk kepentingan yang pribadi, karena menurut saya Pemuda Muhamadiyah di kabupaten ini hanya jalan di tempat dan sudah kadaluarsa,” tandasnya. (PT-07).

Share :

Baca Juga

Kab.Kep.Aru

Mantapkan Langkah di PDIP, Tahapary – Taher Siap Berkompetisi

Kab.Kep.Aru

Tingkatkan PAD, Dishub Ambon Adakan Swiping

Kab.Kep.Aru

Datang Mencari Istri, JW Berharap Bangun Kota Ambon Bersama DPC PPP

Kab.Kep.Aru

11 Program Prioritas Jadi Kebijakan Turaya Bangun SBB Bersama PKS

Kab.Kep.Aru

Pemkot Gelar Rakor Dewan Smart City

Kab.Kep.Aru

Bahas Masalah di Maluku, Inflasi Jadi Poin Serius Untuk Dikomunikasikan

Kab.Kep.Aru

Jelang Idul Adha, Karyawan Hotel Santika Premiere Ambon Sumbang Dua Ekor Kambing

Kab.Kep.Aru

Jubir Pemkot Bantah Pakaian Dinas Pj Wali Kota Rp. 400 Juta