Home / Economy

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:12 WIB

BI Maluku Edukasi UMKM Jemaat GPM Rumahtiga tentang Pembayaran Digital dan Perlindungan Konsumen

AMBON, PT – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku terus mendorong perluasan ekosistem pembayaran digital di Maluku melalui kegiatan sosialisasi Sistem Pembayaran (SP) Digital dan Perlindungan Konsumen bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jemaat GPM Rumahtiga.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program QRIS PeKA (Peduli, Kenali, dan Adopsi QRIS) tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai manfaat serta tata cara penggunaan sistem pembayaran digital yang aman dan efisien.

Dalam sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan edukasi terkait penggunaan QRIS sebagai sarana transaksi non-tunai, sekaligus memperoleh pemahaman mengenai perlindungan konsumen dalam bertransaksi di era digital. Materi yang disampaikan juga mencakup berbagai peluang pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan daya saing UMKM.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan BBM Subsidi Bersama Satgas Lintas Sektoral, Temukan Indikasi Penyalahgunaan di Manokwari

Bank Indonesia menilai bahwa transformasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, peningkatan literasi digital bagi pelaku UMKM terus dilakukan agar mereka mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan akuisisi pengguna QRIS dan merchant baru. Langkah ini dilakukan untuk memperluas penggunaan pembayaran digital di tengah masyarakat serta memberikan kemudahan, kecepatan, dan keamanan dalam bertransaksi.

Baca Juga  Semarakkan RANS Carnival Ambon, Telkomsel Hadirkan Ragam Aktivasi, Promo, dan Program Loyalitas bagi Pelanggan 

Melalui kegiatan ini, BI Maluku berharap semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran utama dalam kegiatan usahanya. Dengan semakin meningkatnya adopsi teknologi digital, UMKM lokal diharapkan dapat berkembang lebih maju, aman, dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam memperkuat inklusi keuangan dan mendorong terciptanya masyarakat yang semakin cakap digital di Provinsi Maluku. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Pasca Gempa Papua, Pertamina Pastikan Operasional Berjalan Lancar

Economy

Sky-Bar Ambon Luncurkan 15 Menu Terbaru

Economy

Pertumbuhan Ekonomi Menguatkan Pada Triwulan III 2025

Economy

Talk Show UMKM Syariah: Musa Dorong Pelaku Usaha Ambon Tampil Berbeda Berbasis Kearifan Lokal

Economy

Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 Naik, OJK Fokus Edukasi Kelompok Rentan

DPRD Maluku

Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru Pelni Maluku Pastikan 12 Armada Siap Layani Rute Ambon

Economy

Jasa Raharja Pastikan Santunan Korban Kecelakaan Disalurkan Cepat dan Tepat Sasaran Selama Nataru 2025–2026

Economy

M. Latif: Sinergi dan Inovasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Maluku