Ambon, PT- Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Maluku terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memfasilitasi 51 UMKM yang tersebar di tiga lokasi Ruang Terbuka Publik (RTP), yakni Air Salobar, Wainitu, dan Amahusu.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dicky Afrianto menjelaskan bahwa pemilihan tiga lokasi tersebut karena merupakan kawasan yang mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Kota Ambon dalam pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ketiga RTP ini dipilih karena mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Ambon. Ini juga merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara Bank Indonesia dengan pemerintah daerah,” ujarnya kepada media di Balai Kota Ambon, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam memperkuat sektor UMKM yang menjadi penggerak ekonomi daerah.
Program ini juga merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.
Melalui fasilitasi ini, Bank Indonesia juga mendorong peningkatan digitalisasi transaksi di kalangan pelaku usaha. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan penggunaan sistem pembayaran digital oleh para merchant maupun konsumen.
“Bank Indonesia senantiasa mendorong peningkatan digitalisasi, baik dari sisi pengguna merchant maupun volume transaksi,” tambahnya.
Sebanyak 51 UMKM yang tersebar di tiga lokasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di Kota Ambon.
Sementara itu, terkait data detail jumlah UMKM di masing-masing lokasi serta perkembangan transaksi digital, pihak Bank Indonesia menyebutkan akan disampaikan lebih lanjut bersama Pemerintah Kota Ambon. (PT)









