Home / Economy

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:17 WIB

Arus Nataru 2025/2026 Naik 7 Persen, Pelabuhan Ambon Tembus 77.821 Penumpang dan Masuk 4 Besar Nasional

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Arus penumpang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di Pelabuhan Ambon mencatat capaian signifikan. Selama 21 hari operasional Posko Nataru, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 77.821 orang, atau meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, jumlah penumpang turun tercatat 37.148 orang, sementara penumpang naik mencapai 40.673 orang.

General Manager Pelindo Regional 4 Ambon, Zahlan, menyatakan capaian tersebut berada di luar perkiraan awal. Lonjakan arus penumpang ini bahkan menempatkan Pelabuhan Ambon sebagai pelabuhan dengan jumlah penumpang tertinggi keempat secara nasional selama periode Nataru 2025/2026.

Baca Juga  Ambon Siap Berkolaborasi dan Belajar dalam Momen APEKSI 2025, Walikota : Dorong UMKM, Investasi, dan Ekonomi Kreatif

“Ini di luar dugaan kami. Jumlah penumpang Nataru 2025/2026 menjadikan Ambon masuk empat besar nasional, hanya berada di bawah Pelabuhan Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, dan Tanjung Perak,” ujar Zahlan usai menghadiri kegiatan Penutupan Posko dan Evaluasi Nataru 2025/2026 di Ambon, Kamis (8/1/2026).

Capaian ini semakin menarik perhatian karena Pelabuhan Ambon berhasil melampaui Pelabuhan Makassar, yang selama ini dikenal sebagai pelabuhan tersibuk di kawasan Indonesia Timur.

“Makassar kali ini kita salip. Makassar berada di lima besar nasional, sementara Ambon menempati posisi keempat dalam penggunaan jasa layanan pelabuhan laut,” jelas Zahlan.

Sebagai perbandingan, pada periode Nataru 2024/2025, total penumpang yang dilayani Pelabuhan Ambon tercatat sebanyak 72.427 orang. Kenaikan tahun ini disebut sebagai hasil kolaborasi lintas sektor, meskipun dihadapkan pada sejumlah keterbatasan fasilitas.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Launching Program Unggulan dalam Gelaran Pembukaan Bulan K3

Selama arus mudik dan balik Nataru, Pelabuhan Ambon sempat menghadapi kendala seperti kepadatan penumpang serta keterbatasan fasilitas akibat revitalisasi terminal. Namun, berbagai upaya dilakukan untuk mengatasinya, mulai dari penambahan armada kapal, penyediaan toilet portable, hingga pengalihan penumpang ke kapal alternatif bagi penumpang yang belum terangkut.

“Ini adalah capaian bersama. Sinergi antara para pemangku kepentingan di pelabuhan, Pemerintah Provinsi Maluku, dan Pemerintah Kota Ambon menjadi kunci sehingga seluruh rangkaian Nataru dapat berjalan dengan baik,” tutup Zahlan. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

OJK Maluku Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Bersama Media Pers

Economy

Cluster GM Swiss-Belhotel Ambon dan Zest Hotel Ambon Hadiri Pisah Sambut Pimpinan General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara

Economy

Korlantas POLRI dan PT Jasa Raharja Survey Jalur Tol Trans Jawa, Pastikan Kelancaran Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 2025

Economy

Per 1 Mei, Harga Pertamax Series dan Dex Series Semakin Hemat

Economy

Bakso Malang Cak Eko Buka Gerai Baru di Bandara Pattimura Ambon

Economy

Cabai Digital Farming di Maluku Melejit, Produksi Naik 34% Berkat Gerakan Gubernur Lewerissa

Economy

Rayakan Idul Adha 1446 H, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Salurkan 136 Hewan Kurban di Wilayah Ring 1 Perusahaan

Economy

OJK & BPS Siapkan SNLKI 2026 di Papua Barat & Papua Barat Daya