Home / Headline

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Ambon City of Music Bikin Legenda Lokal Bergema di Panggung Dunia

AMBON, PT — Ambon tak ingin sekadar menyandang gelar Kota Musik Dunia UNESCO. Lewat perayaan tujuh tahun Ambon City of Music, musik didorong masuk ke ruang kelas, menghidupkan kembali legenda rakyat, hingga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.
Gebrakan itu dikemas dalam Ambon International Music 2026 yang berlangsung pada 30–31 Oktober 2026. Agenda ini menghadirkan forum musik dan kota kreatif, pertunjukan pelajar, serta konser yang mempertemukan musisi lokal dan internasional di Ambon.
Direktur Ambon Music Office (AMO), Ronny Loppies, mengatakan perayaan tahun ini tidak hanya berorientasi pada pertunjukan, tetapi juga memperkuat pendidikan musik dan pelestarian identitas budaya daerah.
Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (29/10/2026).

Salah satu agenda yang mencuri perhatian ialah resital musik pelajar pada Jumat (30/10/2026), mulai pukul 15.00 WIT.

Baca Juga  Lanud Pattimura Sambut Kedatangan Philippine Air Force Menuju Latihan Pitch Black di Australia

Melalui program kurikulum muatan lokal wajib musik tradisional, siswa didorong mengolah legenda, cerita rakyat, dan kearifan lokal menjadi pertunjukan berbasis bunyi dan musik.

Program tersebut telah diuji coba pada lima SD dan lima SMP. Dalam perayaan kali ini, enam sekolah percontohan bersama sejumlah sekolah lain, termasuk dari tingkat SMA dan SMK, dijadwalkan menampilkan kreativitas mereka.

Bagi AMO, musik bukan sekadar keterampilan memainkan alat musik. Musik juga menjadi sarana agar generasi muda mengenal akar budaya, mengasah imajinasi, dan menjaga cerita leluhur tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Musisi Dunia Bertemu Talenta Lokal
Ambon International Music 2026 juga menghadirkan Music and City Forum di Taman Budaya Ambon, Jumat pagi. Forum ini mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan untuk membahas hubungan musik dengan pendidikan, lingkungan, kearifan lokal, dan pembangunan kota.

Baca Juga  Alami mati mesin dan terombang-ambing, tiga orang warga Kepulauan Aru berhasil diselamatkan 

Sementara itu, World Music Concert akan berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon pada 30–31 Oktober. Musisi lokal dijadwalkan berbagi panggung dengan penampil dari luar negeri, termasuk Belgia.

Perayaan ini turut melibatkan sekitar 50 UMKM untuk memperluas promosi produk lokal sekaligus membuka peluang perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Ambon International Music 2026 juga masuk dalam skema Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Bagi Ronny, momentum tujuh tahun Ambon City of Music harus menjadi lebih dari sekadar pesta tahunan. Musik perlu terus hidup di sekolah, tumbuh di tengah masyarakat, dan memberi manfaat nyata bagi kebudayaan serta perekonomian Ambon. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Ziarah ke TMP Kapahaha, Kantor SAR Ambon Kenang Jasa Para Pahlawan menyambut HUT ke-54 Basarnas

Headline

Jasa Raharja Berpartisipasi di EASTS 2025, Dukung Sosialisasi Program Keselamatan Nasional untuk Transportasi Berkeselamatan

Headline

Hampir 2 Tahun Memimpin, Kepsek SD Negeri 318 Malteng Minta Perhatian Pemerintah untuk Pembangunan Sekolah

Headline

AIR HARAPAN DI TENGAH PULAU: KORAMIL GESER HADIR DI TENGAH KESULITAN RAKYAT

Headline

PERKEMI Kota Ambon Kukuhkan Badan Pengurus Dojo Angkasa Pattimura Ambon Periode 2025–2029

Headline

Jasa Raharja Peringati HAKORDIA 2025, Perkuat Budaya Integritas dalam Pelayanan Publik

Headline

MPW Pemuda ICMI Provinsi Maluku Gelar Dialog Publik, Terkait Pemindahan Balai Kota Ambon, Dan Penataan Pasar Mardika

Headline

Dukung Keselamatan dan Keamanan di Industri Penerbangan, Jasa Raharja Terima Penghargaan pada HUT ke-55 INACA