Home / Uncategorized

Kamis, 18 September 2025 - 11:24 WIB

Latuputty : Isu Tebang Pilih Antara UMKM Tidaklah Benar

AMBON,PT – Menyikapi Isu bahwa Wali Kota tebang pilih dalam Kebijakan UMKM, sehingga UMKM Batumerah dan Ahuru tersisih, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) memberikan penjelasan Kepala Dinas Perkim Kota Ambon, Ivonny Latuputty, menegaskan bahwa isu “tebang pilih” tidaklah benar.

Penempatan UMKM di Kota Ambon lebih didasarkan pada ketersediaan lokasi yang sudah siap, bukan pada wilayah tertentu yang diistimewakan atau dikesampingkan.

“Ini bukan masalah tebang pilih, tetapi terkait kesediaan tempat. Karena lokasi di Wainitu sudah tersedia, maka Wali Kota mengarahkan agar dimanfaatkan terlebih dahulu. Nantinya, pengembangan juga akan menyasar Batu Merah dengan pembangunan Papalele Square atau Pasar Papalele,” jelas Latuputty dalam rilis yng diterima media di Ambon, Kamis 18 September 2025.

Baca Juga  Pemkot Tebang Pohon di Sejumlah Titik

Latuputty juga menejelaskan bahwa pemanfaatan lokasi UMKM ini sejalan dengan 17 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, khususnya poin ke-5.

“Pemanfaatan lokasi dalam hal memberikan ruang bagi pengembangan UMKM sesuai dengan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kotra Ambon poin ke-5,” kata Latuputty.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa RTP Wainitu bukan hanya sekadar membuka ruang bagi UMKM, tetapi juga menghadirkan ruang terbuka publik yang dapat dimanfaatkan seluruh warga kota.

“RTP Wainitu ini bukan cuman sekedar membuka ruang kepada UMKM, tetapi lebih kepada ketersediaan ruang terbuka publik bagi aktifitas warga kota Ambon,” jelas Latuputty.

Lebih lanjut, Latuputty menyampaikan bahwa pengembangan kawasan UMKM dilakukan secara bertahap. Beberapa lokasi lain seperti RTP Air Salobar dan Amahusu juga masuk dalam rencana pembangunan.

Baca Juga  Kadis Kominfo Ambon Tegaskan Komitmen Pemkot Dukung Transformasi Digital dalam Forum Komdigi APEKSI 2025

Hanya saja, saat ini RTP Air Salobar masih dalam tahap pembangunan oleh Dinas PU dan belum dilengkapi prasarana, sarana, dan utilitas (PSU). Karena itu, penempatan UMKM di lokasi tersebut belum difungsikan.

“Rencana pengembangan ke depan meliputi tiga lokasi, yakni Air Salobar, Amahusu, dan RTP Wainitu. Jadi tidak benar kalau Pemkot dinilai pilih kasih. Semua berjalan bertahap sesuai kesiapan lokasi,” tambah Latuputty.

Latuputty menegaskan, setiap kebijakan yang diambil bertujuan untuk mendukung pertumbuhan UMKM secara merata dan berkelanjutan di Kota Ambon.

“Pemkot berkomitmen memberikan ruang yang adil bagi semua pelaku UMKM, tanpa ada yang dikesampingkan,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Menjelang Aksi Besok MPW Pemuda ICMI Maluku: Ultimatum, Evaluasi Polda atau Kembalikan ke Jakarta

Uncategorized

Anak-anak TK dan PAUD Lihat Kapal Perang KRI Kerapu 812

Uncategorized

DANKODAERAL IX AMBON LAKSANAKAN COURTESY CALL KE LANUD PATTIMURA

Uncategorized

Gubernur Maluku :  Maluku Bisa Menjadi Cahaya dari Timur

Uncategorized

Kapal Motor Kayu di Laut Aru Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Uncategorized

Terkait Siapa Bangun MPP di Ambon Plaza, Ini Penjelasan BPKAD

Uncategorized

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Sosialisasikan QR Code Pertalite di Papua Maluku

Uncategorized

7 Anak Dibabtis, Ketua Klasis Pulau Ambon Ajak Jemaat Hidup Rukun, Sampaikan Maaf GPM di Gereja Seri