Home / Economy

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:48 WIB

Wali Kota Dorong Seni Qasidah Jadi Penguat Branding “Ambon City of Music”

oplus_32

oplus_32

Ambon, PT– Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa Festival Seni Budaya Islam dan Pemilihan Duta Qasidah Kota Ambon 2025 merupakan agenda penting dan strategis.

Ajang ini dipersiapkan untuk melahirkan duta-duta qasidah terbaik yang nantinya akan mewakili Kota Ambon pada tingkat provinsi hingga nasional.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kontribusi musik islami dalam mendukung branding Ambon City of Music.

Ia menjelaskan,  konsep Ambon City of Music tidak hanya berbicara tentang musik modern, tetapi juga musik tradisional dan musik islami.

Musik tradisional terus diperkuat dengan kurikulum di sekolah, serta festival ukulele dan suling bambu.

Musik islami, termasuk seni qasidah, kini mendapat perhatian lebih sebagai bagian penting dari pembangunan budaya musik Ambon.

Baca Juga  81 ASN Terima SK 100 Persen

“Jika tiga komponen ini berjalan seimbang, maka cita-cita Ambon sebagai kota musik bukan hanya slogan, melainkan sebuah pembinaan nyata bagi generasi muda,” ujarnya, Kamis 28 Agustus 2025.

Ia juga, menekankan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul tidak cukup hanya dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga harus dibarengi pembentukan karakter melalui seni dan budaya.

Event-event seperti festival seni budaya Islami, kompetisi ukulele di tingkat SD, hingga pentas musik tradisional diyakini mampu memberikan ruang kreatif bagi anak-anak Ambon.

“Semakin banyak ruang kompetisi yang kita sediakan, semakin besar pula semangat anak-anak untuk meningkatkan kualitas diri mereka, khususnya di bidang seni,” jelasnya.

Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi kepada DPD LASQI (Lembaga Seni Qasidah Indonesia) Kota Ambon yang telah berinisiatif menghadirkan festival ini dalam waktu singkat.

Baca Juga  Talk Show UMKM Syariah: Musa Dorong Pelaku Usaha Ambon Tampil Berbeda Berbasis Kearifan Lokal

Ia menambahkan ,LASQI memiliki peran penting untuk menggali, membina, dan mengembangkan potensi generasi muda Ambon di bidang seni qasidah dan seni Islami.

“Momentum ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ajang silaturahmi. Semakin banyak kegiatan seperti ini, semakin erat persaudaraan kita sebagai warga Kota Ambon,” tambahnya.

Ia berharap, Ambon bisa menjadi role model bagi kabupaten/kota lain dalam pembinaan seni dan budaya Islami. Selain memperkuat identitas musik Ambon, kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan kualitas sosial masyarakat.

“Tantangan kita besar ke depan. Karena itu, seni qasidah dan musik Islami harus terus tumbuh, seiring dengan penguatan musik tradisional dan modern,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Bangun Ekonomi Kreatif, Resmi Negeri Laha Dijadikan Desa Wisata

Economy

Sambut Arus Balik Lebaran 2025 : Pertamina Patra Niaga Jaga Kelancaran Distribusi Energi di Maluku

Economy

Dorong Edukasi dan Literasi Masyarakat Terkait Akses Keuangan, OJK Gelar MFD 2024

Economy

CSR Pertamina AFT Babullah Kembali Adakan Sekolah Lapangan Konservasi Penyu 

Economy

Jasa Raharja Berangkatkan Ribuan Pemudik dari Stasiun Pasar Senen Jakarta melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026

Economy

Akselerasikan Digitalisasi Pendidikan, Telkomsel – Unpatti Ambon Teken MoU

Economy

Sebagai Jembatan Literasi Keuangan Masyarakat, OJK Maluku Gelar Apresiasi Media Massa 2025

Economy

Cabai Digital Farming di Maluku Melejit, Produksi Naik 34% Berkat Gerakan Gubernur Lewerissa