Home / Economy

Rabu, 16 Juli 2025 - 13:56 WIB

Pemkot Ambon Tegaskan Pengawasan Ketat Terhadap Takaran Beras di Pasar

Ambon, PT – Pemerintah Kota Ambon melalui Wakil Wali Kota Ely Toisutta menegaskan komitmennya dalam mengawasi peredaran beras di pasar, khususnya beras kemasan 5 kilogram yang belakangan ramai dipersoalkan masyarakat karena takarannya tidak sesuai.

Dalam keterangannya, Ely Toisutta mengungkapkan bahwa inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan hari ini ke gudang Bulog bertujuan memastikan takaran beras yang beredar benar-benar sesuai standar. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa beras Bulog tetap memenuhi takaran yang semestinya.

“Kami pastikan itu bukan dari Bulog, melainkan dari pedagang-pedagang nakal yang mengurangi takaran. Satgas Pangan Kota Ambon akan turun langsung ke pasar untuk menindaklanjuti,” tegasnya, Rabu 16 Juli 2025.

Baca Juga  Pemkot Ambon Ingatkan Warga Bawa Anak Terima PIN Polio

Sebelumnya, temuan Satgas Pangan Provinsi Maluku menemukan indikasi kuat adanya praktik pengoplosan beras oleh oknum pedagang di pasar, di mana beras kemasan 5 kg ternyata hanya berisi sekitar 4,2 kg hingga 4,8 kg saja.

Merespons keresahan masyarakat, Pemkot Ambon menginstruksikan Satgas Pangan Kota untuk segera melakukan pengecekan langsung di lapangan. Tindakan ini diambil untuk melindungi hak konsumen, menjaga kepercayaan publik, serta menstabilkan harga dan kualitas bahan pokok, khususnya beras, di wilayah Kota Ambon.

Baca Juga  KASUS TANIMBAR ENERGI : REPLIK DIBACAKAN, DALIL DIBONGKAR, DAN PEMBELAAN KEHILANGAN WAJAHNYA

“Besok, Satgas Kota Ambon akan turun ke pasar untuk mengecek kebenaran laporan tersebut. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan haknya secara penuh,” ujarnya.

Pemkot juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat membeli beras kemasan, dan melaporkan jika menemukan indikasi takaran tidak sesuai.

Pengawasan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan pangan serta mendorong perilaku perdagangan yang jujur dan adil di Kota Ambon. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Economy

AGUSTUS 2024 SEKTOR JASA KEUANGAN TERJAGA STABIL, DI TENGAH KETIDAKPASTIAN YANG MASIH TINGGI

Economy

Wali Kota Ambon Soroti Pengelolaan Retribusi dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Economy

Target Kredit Perbankan Maluku 2026 Diprediksi Melonjak Rp1 T triliun

Economy

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

Economy

Pemkot Ambon Terapkan Tarif Retribusi Ikan Terukur, Dorong Peningkatan PAD dan Kepastian Bagi Pedagang

Economy

OJK Maluku Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan di Wilayah Kepulauan 3T Maluku Tenggara

Economy

OJK Maluku Edukasi KEJAR Hingga Daerah 3T di Maluku

Economy

Siegers : Koperasi Merah Putih Dorong Swasembada dan Ekonomi Daerah