Home / Pendidikan

Senin, 7 Juli 2025 - 20:22 WIB

Klarifikasi Soal PPG Ikut Tes P3K, Dominggus : Bukan Honorer Daerah, Itu Kebijakan Nasional

Ambon, PT – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon, Steven Dominggus, menegaskan bahwa PPG bukan bagian dari honorer Pemkot Ambon, namun tetap diberi kesempatan mengikuti tes PPPK karena kebijakan nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Pernyataan ini diakuinya dalam konferensi Pers yang berlangsung di Ruang Vllisengen Kota Ambon, Senin 7 Juli 2025.

“PPG bukan ranah dan tanggung jawab Pemkot Ambon. Mereka terima kebijakan di penghujung tes PPPK agar bisa ikut tes, tetapi mereka bukan honorer Pemkot Ambon,” katanya didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, F. Tasso dan PLT. Kepala Diskominfo dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy.

Baca Juga  Tawari Dorong Pendidikan Vokasi di Maluku Terhubung dengan Industri dan Sertifikasi Kompetensi

Ia menjelaskan bahwa beberapa peserta PPG memang sudah mengabdi di sekolah-sekolah lingkungan Pemkot Ambon. Karena itu, Pemkot memberi ruang bagi mereka ikut tes sesuai regulasi nasional.

“Pak Wali Kota menyampaikan silakan mereka ikut tes karena kebijakan nasional. Jadi mereka dapat kuota dari luar, lalu ikut tes di Pemkot Ambon,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, F. Tasso, menambahkan bahwa pembukaan formasi bagi PPG bukan inisiatif pemerintah daerah, melainkan kewenangan pemerintah pusat.

“Jadi kita di daerah tidak tahu kalau ada pembukaan formasi itu. Karena perjuangan untuk formasi PPG adalah ranah pemerintah pusat,” jelasnya

Ia mengakui, PPG terbagi menjadi dua kategori, yaitu: PPG Prajabatan, diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi dengan IPK minimal 3,0 yang ingin menjadi guru, dan bukan tenaga honorer. PPG Dalam Jabatan, ditujukan untuk guru aktif yang sudah memiliki jabatan guru.

Baca Juga  Jasa Raharja Bersama Komunitas Motor Tomohon Gelar Safety Riding dan Pembersihan Rambu Lalu Lintas

Menurutnya, persoalan yang muncul saat ini berkaitan dengan PPG prajabatan.

“Yang dipermasalahkan hari ini adalah PPG prajabatan. Nah, PPG prajabatan ini idenya dari Kementerian. Kalau nanti ada formasi baru untuk PPG prajabatan, baru bisa diakomodir,” pungkasnya.

Dengan demikian, Pemkot Ambon menegaskan bahwa para peserta PPG yang belum lolos seleksi PPPK tetap akan diperhatikan sesuai regulasi nasional, namun tidak dapat diakomodasi dalam formasi honorer daerah karena statusnya berbeda. (PT)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Wali Kota Dorong Kolaborasi Pendidikan, UKIM Komitmen Cetak Sarjana Berdampak

Pendidikan

Titip Harapan Maluku di Ajang Nasional, Gubernur  Lepas Dua Siswi SMP Kalam Kudus Bertanding

DPRD Kota Ambon

Dugaan Pelanggaran Jam Kerja pada Program Makan Bergizi Gratis di Ambon, DPRD Minta Disnaker dan Komisi Panggil Segera Pengelola SPPG

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak di Hari Anak Nasional 2025

Pendidikan

Jelang Aksi Demo, Disdik Ambon Umumkan Sekolah Diliburkan Sementara 

Pendidikan

Dinas Pendidikan Apresiasi Pengembangan Sekolah Berbasis Karakter dan Kreativitas di Kota Ambon

DPRD Maluku

Tingkatkan Kualitas Kebijakan, DPRD Maluku Apresiasi Praktikum Mahasiswa Magister Hukum Unpatti

DPRD Kota Ambon

Pemberlakuan Makanan Gizi Gratis Kreatif di Sekolah, Komisi II DPRD Kota Ambon Segera On The Spot