Home / Headline

Senin, 19 Mei 2025 - 06:00 WIB

Pemutihan Tunggakan Pajak Kendaraan, Gubernur Maluku: Bentuk Komitmen Nyata Pemerintah

AMBON, PT – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH, LLM, secara resmi meluncurkan Program Pemutihan Tunggakan Pokok dan Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ke-2 Tahun 2025. Peluncuran dilakukan di Kantor Gubernur Maluku pada Kamis, 14 Mei 2025.

“Program ini adalah wujud nyata dari komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk memberikan kemudahan serta keringanan beban ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ujar Gubernur Lewerissa.

Gubernur mengakui, pajak kendaraan bermotor merupakan sumber pendapatan penting daerah yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan. Namun, ia juga menyadari banyak masyarakat menghadapi tekanan ekonomi yang mempersulit pemenuhan kewajiban membayar pajak.

Baca Juga  Ziarah ke TMP Kapahaha, Kantor SAR Ambon Kenang Jasa Para Pahlawan menyambut HUT ke-54 Basarnas

Detail Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor:

  1. Penghapusan tunggakan pokok dan denda pajak kendaraan bermotor untuk tahun-tahun sebelumnya.
  2. Pemberian kesempatan kepada pemilik kendaraan untuk hanya membayar pajak satu tahun pada 2025.
  3. Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan pajak progresif.

Program ini akan berlangsung mulai 15 Mei hingga 31 Juli 2025. Gubernur Lewerisa mengimbau seluruh masyarakat Maluku untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Jangan tunda lagi, lunasi pajak kendaraan Anda. Dengan membayar pajak, Anda turut berkontribusi dalam pembangunan daerah serta peningkatan kualitas layanan publik di seluruh wilayah Provinsi Maluku,” tegasnya.

Baca Juga  PT Jasa Raharja Paparkan Kebijakan untuk Persiapan Pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 pada Rakor Lintas Sektoral bidang Operasional 2025

Menurut Gubernur, pemutihan pajak bukan sekadar keringanan, melainkan bentuk kasih sayang pemerintah terhadap warganya di masa sulit.

“Masa depan Maluku harus dibangun di atas dua kekuatan utama, yaitu adat dan kebijakan. Adat memberi kita identitas dan moral, sementara kebijakan menjadi instrumen untuk mendorong pembangunan,” ungkapnya.

Ia menutup sambutan dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat, dari pegunungan hingga pesisir, dari negeri hingga kota, untuk bersama-sama membangun Maluku sebagai rumah besar yang aman, maju, dan sejahtera. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Lanud Pattimura Gelar Bazar Murah Secara Serentak dalam Rangka Memperingati HUT ke-79 TNI-AU Tahun 2025

Headline

Jurusan Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Muthalib Sangadji Ambon,Gelar Sosialisasi Bahaya Bullying dan Hoax di Sekolah MA Morella

Headline

Alami mati mesin dan terombang-ambing, tiga orang warga Kepulauan Aru berhasil diselamatkan 

Headline

Pangkodau III Tinjau Dapur SPPG di Lanud Pattimura Ambon

Headline

Dirut PD Panca Karya Ikut Lomba Masak Nasi Goreng, Semarakkan HUT RI ke-81

Headline

AKHIRI MASA TUGAS, KAJATI AGOES SP DAN WAKAJATI ABDULLAH NOER DENY BERPAMITAN DI SEJUMLAH FORKOPIMDA MALUKU 

Headline

BANDARA PATTIMURA SALURKAN BANTUAN FASILITAS BELAJAR UNTUK DUA SLB DI KOTA AMBON

Headline

Wali Kota Ambon  Tinjau Lokasi Longsor di Batu Merah dan Batu Koneng