Ambon, PT- Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku mengalami penurunan sebesar 0,37 persen pada April 2025 dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, NTP tercatat turun dari 101,80 pada Maret 2025 menjadi 101,42 pada April 2025.
Penurunan ini terjadi karena kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,53 persen tidak mampu mengimbangi kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang naik 0,91 persen. Informasi ini disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam rilis resmi pada Jumat (2/5/2025).
Penurunan NTP Disumbang oleh Empat Subsektor
Empat subsektor pertanian mengalami penurunan NTP:
Tanaman Pangan: turun 1,83 persen
Tanaman Perkebunan Rakyat: turun 1,27 persen
Peternakan: turun 0,17 persen
Perikanan: turun 2,05 persen
Sementara itu, hanya subsektor hortikultura yang mengalami peningkatan NTP, yakni sebesar 5,84 persen.
Fluktuasi Harga Komoditas Pertanian
Data juga menunjukkan bahwa Indeks Harga yang Diterima Petani (It) secara keseluruhan meningkat menjadi 125,38 pada April 2025, naik dari 124,72 pada Maret 2025. Kenaikan tertinggi terjadi di subsektor hortikultura, yang mencatat lonjakan It sebesar 6,78 persen, mencerminkan peningkatan harga komoditas hortikultura di tingkat petani. (PT)










