Home / Economy

Rabu, 23 April 2025 - 12:16 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Literasi Jaminan Kesehatan Nasional di Kalangan Akademisi

Makassar, PT )Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menegaskan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan penting untuk ditingkatkan. Hal ini seiring dengan tren penyakit tidak menular (non-communicable diseases/NCD) yang terus meningkat tajam akibat perubahan gaya hidup ke arah pola hidup yang kurang baik.
 
Ghufron menjelaskan transformasi layanan kesehatan harus berjalan beriringan dengan transformasi pola pikir masyarakat dalam menjaga kesehatannya. Ia menyebut salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat melalui penguatan pendekatan promotif dan preventif serta kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan civitas academica.
 
“Kepedulian terhadap kesehatan harus dibangun sejak dini. BPJS Kesehatan tidak hanya hadir untuk membiayai pengobatan, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap pencegahan. Investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah memastikan generasi mudanya tumbuh sehat,” ungkap Ghufron pada Kick Off Pekan Sehat Mahasiswa Universitas Hasanuddin, Selasa (22/04).
 
Ghufron menjelaskan saat ini, jumlah penduduk Indonesia yang telah terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai lebih dari 279, 6 juta jiwa atau setara 98,13% dari total penduduk. Artinya, hampir seluruh penduduk Indonesia telah terlindungi oleh jaminan kesehatan. Namun yang menjadi tantangan utama yang dihadapi adalah memastikan kualitas layanan kesehatan tetap optimal di tengah cakupan peserta yang sangat besar.
 
“Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kami, terutama dalam menjaga kualitas pelayanan agar tetap prima dan setara di seluruh wilayah Indonesia. Untuk menciptakan generasi emas, salah satu pendekatan utama yang harus diperkuat yaitu dengan menguatkan upaya promotif preventif melalui pemanfaatan skrining riwayat kesehatan,” lanjut Ghufron.
 
Untuk itu, Ghufron juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan fitur Skrining Riwayat Kesehatan yang terdapat dalam Aplikasi Mobile JKN untuk mengetahui potensi risiko penyakit, sehingga dapat melakukan langkah pencegahan lebih dini. Bukan hanya itu, Ghufron juga menggandeng kalangan akademisi untuk memperkuat literasi tentang Jaminan Kesehatan Nasional.
 
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan memberikan apresiasi atas kerja sama dengan 14 universitas, khususnya dalam Departemen Ilmu Kesehatan dalam pengembangan kurikulum Jaminan Kesehatan Nasional untuk mahasiswa kedokteran.
 
“Kami mendorong civitas academica, khususnya di lingkungan Universitas Hasanuddin untuk memiliki pemahaman mendalam tentang sistem JKN, agar kelak dapat menjadi agen perubahan dan meneruskan tongkat estafet dalam menjaga sustainabilitas program ini. Literasi masyarakat yang kuat akan menjadi fondasi bagi keberlanjutan jaminan kesehatan di Indonesia,” tutup Ghufron.
 
Melalui kolaborasi ini, BPJS Kesehatan berharap semakin banyak elemen masyarakat yang memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan memahami peran strategis jaminan kesehatan dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera.
 
Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa mengatakan salah satu kekayaan yang penting untuk dimiliki adalah kesehatan. Ia menyebut kesehatan sangat penting untuk dikelola sejak dini untuk mendukung upaya pemerintah dalan menciptakan generasi emas.
 
“Salah satu langkah yang dilakukan di Universitas Hasanuddin adalah menciptakan mahasiswa dan seluruh civitas academica menjadi lebih sehat. Selain itu, kami juga mendorong kepada manajemen rumah sakit untuk memberikan layanan yang terbaik, bukan hanya untuk lingkungan civitas academica namun untuk seluruh masyarakat,” katanya.
 
Ia menyebut, dengan komitmen yang ditunjukkan dan sinergi yang sudah dibangun, harapannya bisa mendukung upaya BPJS Kesehatan dalam menghadirkan jaminan pelayanan kesehatan yang optimal kepada seluruh masyarakat.
 
“Kami memiliki kemauan yang tinggi dalam menghadirkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan aset yang ada dan usaha yang dilakukan, ini merupakan langkah kami untuk terus berkembang dalam membantu menciptakan generasi emas sehingga cita cita pemerintah mewujudkan generasi sehat akan mudah dicapai dengan kolaborasi kita bersama,” tegasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Gangguan Layanan Telkomsel & IndiHome di Maluku: Telkom Upayakan Pemulihan

Economy

Kolaborasi Bank Indonesia Maluku bersama Media dan Kreator Digital dalam Edukasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, Cinta Bangga Paham Rupiah, serta QRIS

Economy

Indosat Ooredoo Hutchison Resmikan AI Experience Center di Jayapura, Hadirkan Manfaat Nyata 

Economy

Pertumbuhan Investor di Indonesia Meningkat 22% pada 2024, Maluku Alami Lonjakan 40%

Economy

Penurunan kualitas layanan Broadband 4G Telkomsel & IndiHome di Wilayah Kab. Buru dan Kab. Buru Selatan, Maluku

Economy

Wa Ida: Bukti Nyata Manfaat Program JKN bagi Masyarakat

Economy

Berangkatkan 16.500 Peserta Mudik Gratis Kereta Api, Jasa Raharja Hadirkan Fasilitas Khusus bagi Disabilitas

Economy

Branding Ambon City Of Music Terus Berlanjut