Home / Kab. Maluku Tengah

Selasa, 15 Oktober 2024 - 05:31 WIB

Farit Hatala Dinilai Bohongi Pj Gubernur

AMBON,pusartimur.com – Pengangkatan Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Salahutu , Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku dinilai menyalahi aturan, karena tidak memenuhi persyaratan uji kompetensi sebagai kepala sekolah dan juga membohongi Penjabat Gubernur Maluku, Ir. Sadali IE, M.Si, IPU dalam penandatangan Surat Keputusan ( SK ) kepala Sekolah tersebut.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Djosan Sangadji ketika dikonfirmasi wartawan terkait pengangkatan kepala Sekolah SMA Negeri 3 Salahutu tidak bersedia memberikan keterangan.

” Kalau soal Kepala Sekolah SMA, teknisnya tanya kepada Kepala Bidang Pembinaan SMA, Farit Hatalakarena itu tanggung jawab bidang,” ungkapnya.

Baca Juga  Panwaslu Kec. Saparua Timur Lakukan Sosialisasi Pengawasan Parsipatif Pilkada Serentak 2024

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Farit Hatala, ST ketika ditemui berkelit dan menghindar,” tunggu saya ke toilet dulu ya, baru ketemu,” ucap Farit Hatala, sambil berjalan menuju toilet di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, pekan lalu.

Farit dinilai sebagai pejabat pembohong, lantaran memutar dan menghindar dari wartawan soal tugas dan kerja sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMA. Banyak masalah yang ditemui wartawan, seperti pengangkatan kepala sekolah SMA, penggunaan dana BOS SMA, penggunaan dana Bosnas, pembangunan fisik SMA, dan berbagai masalah yang mengemuka ke publik ketika dikonfirmasi, Farit menghindar, tanpa alasan.

Baca Juga  Klarifikasi Resmi Ketua Bawaslu Maluku Tengah dan Istri Terkait Isu Tidak Benar di Media Sosial

Banyak masalah pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan dengan baik, terutama evaluasi kinerja para Guru SMA Negrri 3 Sslahutu, terkait pengangangkatan kepala sekolah, sehingga terjadi pembohongan publik terhadap pengangkatan kepala Sekolah SMA yang tidak memenuhi persyaratan uji kompetensi sebagai kepala sekolah.

Farit Hatala sebagai pejabat kepala bidang pembinaan SMA harus diganti, karena dinilai pembohong, hal ini dapat merusak nama kelembagaan yang ada, apalagi lembaga pendidikan yang tujuaannya membina dan mendidik serta mencerdaskangenerasi penerus bangsa. wartawan saja dibohongi apalagi masyarakat, pasti atasannya dibohongi .(PT-04) 

Share :

Baca Juga

Kab. Maluku Tengah

Apituley Terpilih sebagai Raja Negeri Ihamahu Periode 2025–2033

Kab. Maluku Tengah

Kapolsek Saparua Tatap Muka Bersama Camat, Raja dan Pj. KPN se-Kecamatan Saparua Timur

Kab. Maluku Tengah

Panwaslu Kec. Saparua Timur Lakukan Sosialisasi Pengawasan Parsipatif Pilkada Serentak 2024

Kab. Maluku Tengah

GUBERNUR BUKA ATRAKSI PUKUL SAPU LIDI DENGAN PENYULUTAN OBOR KAPITAN TULUKABESSY

Economy

Mudik Gratis 2025 Bersama InJourney Airports Resmi Dibuka di Pelabuhan Hunimua Ambon

Kab. Maluku Tengah

Panwaslu Kecamatan Saparua Timur Gelar Penguatan Kapasitas PKD

Kab. Maluku Tengah

SMP Negeri 28 Malteng Gelar Acara Lepas Pisah Siswa

Economy

KRI GULAMAH-869 BAWA SATGAS EKSPEDISI RUPIAH BERDAULAT TIBA DI BANDA NEIRA