AMBON, Pusartimur.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kota Ambon, Dessy Halauw, mengajak seluruh pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) GAMKI di lima kecamatan di Kota Ambon untuk menjalankan amanah organisasi dengan mengutamakan pelayanan, integritas, dan persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikan Dessy dalam sambutannya pada pelantikan pengurus DPAC GAMKI di lima kecamatan di Kota Ambon, Sabtu (26/9/2026)
Ia menegaskan, pelantikan bukan sekadar seremoni atau pengucapan janji, melainkan momentum untuk menerima amanah dan menjalankan tanggung jawab organisasi.
Menurutnya, jabatan dalam organisasi bukanlah kesempatan untuk mendapatkan kedudukan yang lebih tinggi, tetapi merupakan panggilan untuk merendahkan hati dan melayani sesama.
“Kepemimpinan yang sesungguhnya bukanlah tentang seberapa banyak orang yang mengikuti kita, tetapi tentang seberapa banyak kehidupan orang yang menjadi lebih baik karena kehadiran kita bersama mereka,” ujarnya.
Ia menekankan, GAMKI merupakan organisasi yang lahir dari semangat iman, kebangsaan, dan pengabdian. Karena itu, kader GAMKI tidak boleh hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi harus hadir di tengah masyarakat.
Dessy mengatakan, kader GAMKI harus mampu mengambil peran ketika masyarakat membutuhkan bantuan, ketika suara masyarakat perlu diperjuangkan, serta ketika generasi muda membutuhkan ruang untuk berkembang.
Menurutnya, generasi muda juga harus berani mengambil bagian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menjunjung tinggi integritas, kepedulian, serta tanggung jawab sosial.
Dessy menegaskan, GAMKI Kota Ambon mendukung program Pemerintah Kota Ambon dalam berbagai aspek demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebutkan, pembangunan Kota Ambon bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.
“Pembangunan Kota Ambon bukanlah tugas pemerintah saja, tetapi tanggung jawab kita semua. Para pemuda memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk bergerak,” katanya.
Ia berharap, kader GAMKI dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mewujudkan cita-cita pembangunan daerah, sejalan dengan semangat Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.
Dessy juga mengingatkan para pengurus DPAC yang baru dilantik agar menjadikan nilai-nilai Alkitab sebagai pedoman dalam menjalankan kepemimpinan dan pelayanan.
Ia mengutip Injil Markus 10:45 yang mengajarkan bahwa Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.
Menurutnya, prinsip tersebut harus menjadi karakter utama setiap kader GAMKI, baik dalam menjalankan tugas organisasi maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.
“Jangan bertanya apa yang bisa beta dapatkan dari GAMKI, tetapi bertanyalah apa yang akan beta buat bagi GAMKI. Begitu juga dalam masyarakat, jangan bertanya apa yang bisa beta dapatkan, tetapi apa yang bisa beta buat untuk masyarakat,” tegasnya.
Dessy turut mengutip 1 Timotius 4:12 sebagai pengingat agar generasi muda menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian.
Ia berharap setiap kader GAMKI mampu menunjukkan keteladanan melalui tindakan nyata, kejujuran, serta kehidupan bermasyarakat yang mencerminkan nilai-nilai kekristenan.
Selain menekankan pelayanan, Dessy mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan soliditas dalam tubuh organisasi.
Ia mengatakan, perbedaan gagasan dan cara pandang merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh merusak persaudaraan yang telah dibangun bersama.
Mengutip Mazmur 133:1, ia mengingatkan bahwa kerukunan antarsesama merupakan sesuatu yang baik dan indah.
“Kerukunan dan soliditas adalah kekuatan organisasi, persaudaraan adalah napas perjuangan, dan pelayanan adalah identitas kita,” ungkapnya.
Dessy berharap para pengurus DPAC yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, membesarkan GAMKI di setiap kecamatan, serta menjaga kehidupan organisasi yang rukun dan penuh kasih.
Ia juga mengimbau seluruh kader untuk terus menjaga nama baik organisasi, integritas, iman, dan persaudaraan, serta tidak pernah lelah dalam melayani Tuhan dan sesama. (PT)








