Home / Economy

Selasa, 8 September 2026 - 18:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Terus Perkuat Pengawasan Penyaluran Subsidi, 19 SPBU di Papua Maluku Diberikan Sanksi

Papua, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku telah melakukan pembinaan terhadap 19 SPBU yang tersebar di wilayah Papua dan Maluku selama periode bulan Januari hingga Agustus 2026. Langkah nyata tersebut merupakan komitmen PT Pertamina Patra Niaga dalam melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap operasional serta pelayanan SPBU dalam penyaluran BBM bersubsidi.

 

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan pembinaan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya Pertamina memastikan seluruh lembaga penyalur menjalankan kegiatan operasional dan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan standar serta ketentuan yang berlaku.

 

“BBM bersubsidi merupakan komoditas yang diperuntukkan bagi masyarakat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penyaluran harus dilakukan secara tertib, tepat sasaran dan sesuai aturan. Pembinaan SPBU merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi yang kami lakukan untuk menjaga kepatuhan dalam penyaluran BBM bersubsidi sekaligus memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Ispiani.

Baca Juga  Fatalitas Korban Kecelakaan Menurun di Periode Mudik Lebaran 1446 H Tahun 2025 Di Wilayah Maluku

 

Ia menjelaskan bahwa 19 SPBU tersebut diberikan pembinaan berupa penghentian sementara distribusi Pertalite maupun Biosolar sesuai pelanggaran yang dilakukan dalam periode waktu tertentu. Dari 19 SPBU tersebut tersebar antara lain 2 SPBU di Kota Jayapura, 4 SPBU di Kota Sorong, 2 SPBU di Kabupaten Lanny Jaya, 1 SPBU di Kabupaten Merauke, 2 SPBU di Kabupaten Mimika, 1 SPBU di Kabupaten Puncak Jaya, 1 SPBU di Kabupaten Nabire, 1 SPBU di Kabupaten Halmahera Selatan dan 5 SPBU di Kota Ambon.

 

“Kami ingin memastikan setiap SPBU yang mendapatkan pembinaan benar-benar melakukan perbaikan agar seluruh SPBU tersebut dapat melakukan pelayanan yang baik, menjalankan operasional secara tertib dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada konsumen. Karena itu, setelah tindakan diberikan, Pertamina Patra Niaga tetap melakukan monitoring terhadap tindak lanjut yang dilakukan oleh pengelola SPBU,” lanjutnya.

Baca Juga  OJK DUKUNG PELUNCURAN BPI DANANTARA

 

Terakhir, Ispiani menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan pengawasan terhadap lembaga penyalur di seluruh wilayah Papua Maluku. Hal ini menjadi komitmen perusahaan yang ditugaskan menyalurkan BBM subsidi agar setiap penyaluran kepada masyarakat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Proses pengawasan pun tidak dapat kami lakukan sendiri, Pertamina Patra Niaga selalu terbuka terhadap informasi dari masyarakat. Apabila ada pelayanan atau proses penyaluran BBM di SPBU yang dinilai tidak sesuai, masyarakat dapat menyampaikannya melalui Pertamina Contact Center 135. Informasi tersebut akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan,” tutup Ispiani. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

WUJUDKAN “MUDIK AMAN BERBAGI HARAPAN 2026”, INJOURNEY AIRPORTS GELAR PROGRAM MUDIK GRATIS RUTE HUNIMUA – WAIPIRIT

Economy

Akulaku Finance Indonesia Dorong Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan bagi Masyarakat Kota Ambon

Economy

Indosat Ooredoo Hutchison Buka Peluang Technopreneur Perempuan di Maluku Melalui SheHacks 2025

Economy

Swiss-BellHotel Ambon dan Zest Hotel Ambon Perkuat Kolaborasi Lewat Program Apresiasi dan Event 2026

Economy

Santunan Jasa Raharja Untuk Korban Kecelakaan Sepeda Listrik, Yulianto : Itu Ketentuan dan Pertanggungjawaban

Economy

Maknai Hari Keselamatan Transportasi Tahun 2025 Jasa Raharja ajak seluruh pihak ambil Peran Tingkatkan Kesadaran Berkeselamatan

Economy

3.712 Surat Jaminan Diterbitkan, Jasa Raharja Pastikan Kemudahan Penanganan Korban Kecelakaan di Masa Idulfitri 2026

Economy

Kementerian Kebudayaan Jajaki Kolaborasi dengan Danantara dan Jasa Raharja Hadirkan Museum Film di Kota Tua Jakarta