Ambon, PT – PT DSA Kota Ambon bersama Pemerintah Kota Ambon dan berbagai elemen masyarakat menggelar kegiatan reboisasi dan penanaman pohon di kawasan Sungai Wairuhu dan Air Besar sebagai upaya menjaga sumber air bersih serta daerah resapan air.
Direktur PT DSA Kota Ambon, Jefry Riry, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar penanaman pohon, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Ambon.
Menurutnya, PT DSA saat ini melayani sekitar 11 ribu pelanggan. Karena itu, kondisi kawasan hulu dan daerah tangkapan air sangat menentukan ketersediaan air bagi masyarakat.
“Menjaga sumber air berarti menjaga kawasan resapan air. Jika kawasan hulu dan pohon-pohon tetap terjaga, maka air hujan dapat tersimpan di dalam tanah dan menjadi sumber kehidupan bagi generasi mendatang,” ujarnya, Sabtu (29/8/2026) di Kawasan Sungai Wai Ruhu (Air Besar).
Riry menegaskan, keberhasilan kegiatan penghijauan tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi dari pohon yang mampu tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, mengatakan krisis air bersih masih menjadi perhatian Pemerintah Kota Ambon, terutama di tengah kondisi musim kemarau.
Perubahan iklim, rendahnya curah hujan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjadi tantangan dalam menjaga ketersediaan air tanah.
Ia mengapresiasi kegiatan reboisasi tersebut dan berharap penanaman pohon dilakukan secara berkelanjutan.
“Bukan sekadar kita tanam lalu ditinggalkan, tetapi bagaimana kita menjaga dan merawatnya,” kata Gaspersz.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat diharapkan terus berkolaborasi melindungi kawasan resapan air demi menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kota Ambon. (PT)








