AMBON, Pusartimur.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar Training of Trainers (ToT) Literasi Keuangan bagi guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat SMP/MTs se-Kota Ambon sebagai upaya menyiapkan tenaga pendidik yang mampu menanamkan budaya cerdas finansial kepada peserta didik sejak dini, Selasa (4/7/2026) di Kantor OJK Maluku.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut implementasi Modul Ajar Literasi Keuangan yang telah disusun dan disahkan oleh Pemerintah Kota Ambon.
Para guru dibekali materi mengenai pengelolaan keuangan, perencanaan keuangan, serta pemahaman terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang aplikatif dan sesuai perkembangan zaman. Program ini sejalan dengan upaya OJK memperkuat literasi keuangan melalui peran strategis guru di sekolah.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, mengatakan guru memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam membentuk generasi yang cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru tidak hanya memahami materi literasi keuangan, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran sehingga lahir generasi yang memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak sejak usia sekolah,” ujar Haramain Billady.
Ia menambahkan, peningkatan literasi keuangan merupakan investasi jangka panjang untuk membangun masyarakat yang lebih tangguh secara ekonomi dan terhindar dari berbagai risiko keuangan, seperti investasi ilegal maupun pinjaman online ilegal.
Ia berharap para peserta ToT dapat menjadi agen edukasi di lingkungan sekolah masing-masing, sehingga ekosistem pendidikan yang melek finansial dapat terus berkembang di Kota Ambon dan Maluku secara luas. (PT)








