Home / Economy

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:11 WIB

Bank Indonesia: Ekonomi Maluku Tumbuh 5,16 Persen pada Triwulan I 2026

Ambon, PT  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku melaporkan perekonomian Provinsi Maluku pada Triwulan I 2026 tetap menunjukkan kinerja yang solid dan resilien.

Berdasarkan Buku Laporan Perekonomian Provinsi Maluku, ekonomi Maluku tumbuh sebesar 5,16 persen (year on year/yoy), meskipun sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan pada Triwulan IV 2025 yang mencapai 5,44 persen (yoy).

Bank Indonesia menjelaskan, pertumbuhan tersebut mencerminkan daya tahan ekonomi daerah yang tetap terjaga di tengah berbagai dinamika ekonomi. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan terutama didorong oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Administrasi Pemerintahan, serta Perdagangan Besar dan Reparasi.

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi didukung oleh meningkatnya Konsumsi Rumah Tangga, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi, serta Konsumsi Pemerintah yang terus memberikan kontribusi positif terhadap aktivitas ekonomi daerah.

Baca Juga  Raih Banyak Capaian, Bandara Pattimura Ambon Terus Lakukan Perubahan

Dalam laporannya, Bank Indonesia juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Maluku pada tahun 2026 akan terus meningkat. Prospek tersebut didukung oleh tetap kuatnya konsumsi rumah tangga seiring terjaganya daya beli masyarakat, serta meningkatnya realisasi belanja pemerintah untuk mendukung berbagai program prioritas nasional.

Selain itu, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan diperkirakan tetap menjadi motor utama pertumbuhan melalui implementasi program swasembada pangan, peningkatan produksi perikanan, masuknya investasi swasta, serta kondisi cuaca yang semakin mendukung aktivitas produksi.

Di sisi lain, sektor Perdagangan Besar dan Reparasi juga diproyeksikan tumbuh positif seiring meningkatnya aktivitas distribusi barang, terjaganya stabilitas inflasi, dan membaiknya daya beli masyarakat.

Buku Laporan Perekonomian Provinsi Maluku merupakan kajian rutin Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku yang menyajikan berbagai data dan informasi mengenai perkembangan ekonomi daerah. Laporan ini mencakup kondisi ekonomi makro, inflasi, stabilitas keuangan daerah, pengembangan akses keuangan dan UMKM, sistem pembayaran tunai dan nontunai, ketenagakerjaan, kesejahteraan masyarakat, hingga prospek perekonomian Maluku.

Baca Juga  Pemkot Apresiasi BNI Serahkan 10 TPS, Dorong Percepatan Penanganan Sampah di Kota Ambon

Penyusunan laporan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Pemerintah Provinsi Maluku, Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan di Provinsi Maluku, perbankan, akademisi, responden survei, serta masyarakat.
Bank Indonesia berharap laporan ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh mitra kerja dalam menyusun kebijakan serta memperkuat pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

Economy

Tim Pembina Samsat Provinsi Maluku Gelar Rapat Pembahasan Rencana Kerja Tahun 2025

Economy

Kunjungan Wamenkumham ke Negeri Rutong, Pengakuan Negeri Adat dan Dorongan Keadilan Anggaran untuk Provinsi Kepulauan

Economy

Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku Hadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Idul Fitri 1446 H Tahun 2025

Economy

Cluster GM Swiss-Belhotel Ambon dan Zest Hotel Ambon Hadiri Pisah Sambut Pimpinan General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara

Economy

OJK Maluku Gelar Edukasi Keuangan dan Berbagi Takjil di Masjid Alfatah Ambon

Economy

Kemegahan Acara “Mafia Boss” Meriahkan Banda Naira Ballroom Swiss-Belhotel Ambon

Economy

Swiss-Belhotel Ambon Hadirkan Promo Kuliner Istimewa di Swiss-Café dan Sky-Bar