Home / Economy

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:35 WIB

BI Maluku Perluas Literasi Keuangan dan Digitalisasi Pembayaran Lewat Program LEKAS di SBB

Piru, PT – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku kembali menghadirkan program LEKAS (Layanan Edukasi Keliling dan Akuisisi QRIS) di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Rabu (10/6/2026) sebagai upaya memperluas literasi keuangan dan mendorong digitalisasi sistem pembayaran hingga menjangkau berbagai wilayah di Maluku.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai manfaat penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode transaksi digital yang aman, cepat, dan praktis. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman tentang pentingnya perlindungan konsumen dalam bertransaksi di era digital yang semakin berkembang.

Program LEKAS tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga menjangkau generasi muda melalui kolaborasi bersama AMGPM Daerah Kairatu dan mahasiswa STIKes Maluku Husada. Dalam kegiatan itu, peserta berkesempatan mengikuti QRIS Experience, yakni merasakan langsung kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS dalam berbagai aktivitas pembayaran.

Baca Juga  BI Maluku Siapkan Guru SMA/SMK Jadi Fasilitator Pelindungan Konsumen Digital

Bank Indonesia juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang telah memiliki usaha maupun yang berencana merintis usaha untuk mengikuti program Onboarding Merchant, sehingga dapat memanfaatkan QRIS sebagai sarana pembayaran digital dalam pengembangan usahanya.

Selain edukasi mengenai sistem pembayaran digital, kegiatan ini turut menjadi ruang berbagi pengalaman masyarakat terkait berbagai modus penipuan digital yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Diskusi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan secara elektronik.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan BBM Subsidi Bersama Satgas Lintas Sektoral, Temukan Indikasi Penyalahgunaan di Manokwari

Bank Indonesia Maluku menegaskan bahwa melalui kolaborasi dan edukasi yang berkelanjutan, semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan sistem pembayaran digital guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, modern, dan efisien.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu PeKA (Peduli, Kenali, dan Adukan) dalam bertransaksi agar terhindar dari berbagai bentuk penipuan digital yang kian marak terjadi.

“Dengan pemanfaatan QRIS yang semakin luas serta meningkatnya literasi keuangan masyarakat, diharapkan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Maluku dapat tumbuh lebih kuat dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Wujudkan Literasi dan Inklusi Keuangan, TPAKD Tual dan Malra Dikukuhkan

Economy

PENGUCAPAN SUMPAH JABATAN ANGGOTA DEWAN KOMISIONER OJK 

Economy

Michael Wattimena Dorong Keharmonisan dan Kebersihan Kota Ambon

Economy

InJourney Airports Resmi Terima 27 Penghargaan Bergengsi ASQ Awards dari ACI

Economy

Waspada Penipuan! Laporkan Modus Kejahatan Keuangan ke Indonesia Anti Scam Centre

Economy

OJK TEGASKAN KOMITMEN PERKUAT TRANSPARANSI DAN INTEGRITAS PASAR MODAL INDONESIA

Economy

OJK Maluku Ingatkan Masyarakat Waspadai Love Scam, Modus Penipuan Berkedok Asmara

Economy

Lewerissa Bangga, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Terbaik